DPD PAN Kota Bekasi Laporkan Staff Ahli PDAM TP ke Polres

0
526
Para kader PAN kota Bekasi usai membuat laporan di Mapolres Bekasi Kota, Senin 16/4

BEKASI, (Garudanews.id) – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) kota Bekasi mendatangi Polres Kota Bekasi. Kedatangan para pengurus PAN kota Bekasi tersebut terkait dengan dugaan ujaran kebencian pada sebuah laman Facebook dengan Akun Yeksa Sarkeh Chandra. Dalam postingannya YSC menyebut bahwa salah satu tokoh PAN adalah provokator.

“Kenapa namanya pasal ujaran kebencian ya yang apa namanya sangat merugikan PAN Kota Bekasi menurut pemahaman kami jadi  itu saja kedatangan kami hari ini ke Polres Kota Bekasi,” kata Yusrizal Kotto, Kuasa Hukum DPD PAN kota Bekasi di Mapolres Kota Bekasi, Senin (16/4).

Menurutnya, belum ada upaya mediasi dengan PDAM Tirta Patriot atas ulah Staff nya tersebut. Menurutnya langkah yang diambil oleh para kader PAN agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Permintaan maaf tentu kami akan sangat memaafkan tetapi proses buku supaya kita ini sama-sama anak bangsa ini sama-sama menjaga ya jangan sedikit-sedikit bisa menghina orang sedikit-sedikit kita mengungkapkan kebencian yang berfungsi untuk memecah belah bangsa ini,” imbuhnya.

Sementara itu, terlapor berinisial YSC akan dikenakan Tindak Kriminal Khusus (Krimsus) semntara pasal yang dikenakan ialah pasal 28 ayat 2 undang-undang dengan ancaman disebutkan dalam pasal 6 tahun bulan atau denda Rp1 miliar rupiah.

Para kader PAN kota Bekasi yang hadir dalam laporan ke Polres kota Bekasi yaitu, Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) kota Bekasi Jon Edy, Kuasa Hukum DPD PAN kota Bekasi Yusrizal Kotto, SH, ketua DPC PAN Bekasi Timur Verry Julian, MPP Jatiasih Afrizal serta beberapa kader yang turut mendampingi.

Seperti diketahui bahwa pada 15 April, YSC memposting sebuah kata yang menyinggung mantan ketua MPR Amien Rais dengan sebutan provokator. Hal tersebut memancing kemarahan para kader PAN. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here