6 Warga Bekasi Yang Jadi Korban Tsunami Anyer Dirawat Di RSUD, Sedangkan 1 Orang Pulang

29

BEKASI, (Garudanews.id) – Korban Tsunami yang melanda pantai Tanjung Lesung juga banyak warga Kota Bekasi yang menjadi korban. Walikota Bekasi Rahmat Effendi menjumpai para korban di Anyer. Beberapa korban yang berasal dari Kota Bekasi sudah sampai di RSUD Kota Bekasi.

Dirut RSUD Kota Bekasi melalui Manager On Duty (MOD) RSUD Kota Bekasi Tuti Amaliah memberikan keterangannya terkait jumlah korban yang sudah ditangani oleh RSUD Kota Bekasi. 6 (Enam) korban mendapatkan perawatan sedangkan satu orang sudah kembali ke rumahnya.

“Yang pulang atas permintaan keluarga, sedangkan kondisinya pasien lain sendiri tidak ada yang mengalami kondisi yang parah sejauh ini,” kata Tuti Amaliah, Senin (24/12)

Senada dengan Tuti, Kabid Pelayanan RSUD Kota Bekasi dr. Sudirman juga belum menerima korban meninggal dari warga Kota Bekasi atas musibah Tsunami di Anyer.

“Sebagai rumah sakit pemerintah, kita harus siap mengahadapi kondisi seperti ini, dan untuk korban meninggal, kami saat ini hanya mendengar informasi saja, tapi rsud sendiri hinggal saat ini baru menerima korban luka,” kata Sudirman melalui telepon selular.

Seperti diinformasikan, korban tsunami dari kota Bekasi yang saat ini ditangani oleh RSUD Kota Bekasi ialah Nurdin 40 tahun warga Kali Abang Kelurahan Pejuang, Medan Satria menderita suspeck patah lengan kanan, Yogi Sanuari 25 tahun warga Kelurahan Pekayon, Bekasi Selatan menderita benturan dada, Anta 24 tahun warga Pekayon hanya menderita luka ringan, Dony Prasetyo 35 tahun warga Pekayon, Bekasi Selatan mengalami trauma benturan sedang Hery 33 thn, patah tulang kaki, Safadi 17 tahun warga Teluk Pucung. Satu korban diperbolehkan pulang bernama Kusmana atas kemauan sendiri karena hanya mengalami luka ringan

Sementara itu, Yogi Sanuari (25) salah satu korban selamat menuturkan bahwa tsunami datang secara tiba-tiba saat dirinya tidur. Ia tak menduga bahwa akan ada tsunami mengingat warga sekitar pun tidak panik.

“Jam tujuh malam itu gunung krakatau itubsudah erupsi memang Saya pikir biasa saja karena warga juga nggak ada kepanikan, pas habis itu saya tidur dikamar bertiga, yang lain di depan, nah jam sembilanan ledakan besar, nggak lama ombak datang, yang lain lari duluan, saya dibangunin pas bangun ombak sudah di depan vila,” kata Yogi menuturkan kepada media saat jalani perawatan.

Saat Yogi mencoba menyelamatkan diri, ia terjebak di kamar mandi dan akhirnya dinding kamar mandi jebol dan ia pun terserat ombak hingga beberapa ratus meter dengan berpegangan batang pohon. (Mam)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.