Aktivis Pondok Pesantren Minta Warga Lawan Aksi Terorism

0
227
Aktivis Pondok Pesantren Bekasi, Eri Mutawalli.

BEKASI (Garudanews.id) – Aksi pengeboman yang terjadi di Surabaya, membuat Aktivis Pondok Pesantren Bekasi angkat bicara. Bahkan, mereka pun mengajak warga Kota Bekasi untuk melawan segala bentuk aksi terorisme.

Saat dikonfirmasi, Aktivis Pondok Pesantren Bekasi, Eri Mutawalli, mengatakan mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang melibatkan anak-anak.

“Kami sangat mengutuk aksi tersebut,” singkat Eri, Selasa (15/5).

Sambung dia, saat ini pihaknya mengajak warga Kota Bekasi dan dimana pun mereka berada untuk bahu membahu melawan aksi terorisme tersebut dengan mewaspadai setiap pendatang baru di wilayahnya.

Selain itu juga, peran aktif Rw dan Rt di lingkungan di dalam melakukan pendataan warga pendatang, juga akan sangat membantu menekan hal ini.

“Kami himbau agar warga bisa bahu membahu melawan aksi terorisme ini dan peran aktif Rt dan Rw sangat dibutuhkan dalam melakukan pendataan warga pendatang,” ulasnya lebih jauh.

Menurut dia, aksi terorisme yang menekankan kepada aksi teror tersebut, jangan menjadikan warga panik atau pun takut.

Hal ini seharusnya bisa menjadi pemersatu untuk sama-sama memerangi tindakan tersebut dengan memberikan informasi atau melaporkan oknum yang dicurigai atau terindikasi hal tersebut.

“Mudah-mudahan hal ini bisa memperkuat warga untuk bersama-sama memberantas aksi terorisme yang ada dengan cara melaporkan setiap gerak-gerik oknum yang mencurigakan ke pihak terkait,” imbaunya. (Gir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here