Anak Dibawah Umur Jadi Pelaku Pembacokan

0
787
Dok.red

BEKASI, (Garudanews.id) – Keberadaan geng motor masih meresahkan masyarakat Kota Bekasi. Ironisnya, para anggotanya adalah anak usia didik yang tidak seharusnya berda dijalanan. Bahkan para pelaku tidak malu lagi membawa senjata tajam di muka umum.

Polres Metro Kota Bekasi berhasil menangkap  pelaku pengeroyokan terhadap seorang warga beberapa hari yang lalu. Tujuh pelaku AS (16), R (16), FR (16), AS (16), AM (16), BSP (18) dan CAN (17) diamankan polisi berikut barang bukti, 04:30 dinihari. Polisi akan segera melakukan olah TKP untuk mengungkap kejadian tersebut.

“Kita akan melakukan olah kejadian, untuk mengetahui peran dari masing-masing pelaku, dan kita juga sudah koordinasi dengan orang tua para pelaku,” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, di Mapolrestro Bekasi AKBP Wijonarko,  Senin, (16/7).

“Ini masih kita dalami, karena modusnya mereka memakai sepeda motor dan dilakukan secara beriringan, mereka pada saat itu sedang merayakan ulang tahun geng brnama Zona Nyaman, dari keterangan tinggal, mereka masih berstatus pelajar, dan tinggal diwilayah Bekasi, ” kata Wijonarko

Kejadian berawal ketika para pelaku bersama rekan-rekannya yang berjumlah 70 motor melakukan konvoi dalam rangka merayakan ulang tahun salah satu geng rekan mereka. Kemudian ditengah jalan mereka bertemu dengan korban yang saat itu sedang berada di warkop, di wilayah Caman, Jaka Sampurna, Bekasi Barat. Para pelaku kemudian berteriak dan korban pun lari, namun naas, korban jatuh dan menjadi bulan-bulanan para pelaku.

“Salah satu pelaku membacok kepala sebelah kiri korban, diikuti dengan pelaku lain yang melemparkan botol kepunggung korban. Setelah melakukan aksinya, para pelaku meninggalkan korban begitu saja,” imbuhnya.

Korban Martin Simagunsong (25) warga Bekasi Barat mengalami luka dibagian kepala dan punggung. Saat ini korbang menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi dalam kondisi kritis.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita tiga (3) unit sepeda motor milik pelaku, serta lima (5) bilang senjata tajam jenis clurit.

Para pelaku yang masih dibawah umur kini menghadapi Pasal 170 KUHP perkara pengeroyokan dimuka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here