Ancam Nasabah saat Menagih Utang, Debt Collector Ini Ditebas Kepalanya

0
655
Foto: Ilustrasi

BALIKPAPAN (Garudabews.id) – Ulah Debt collector dalam menagih utang nasabah terkadang tidak menggunakan etika. Cara-cara kekerasan dan bahasa yang bernada ancaman kerap terlontar. Maka tidak sedikit kehadirannya banyak mendapat perlawanan dari nasabah itu sendiri.

Seperti dialami Debt collector Bone Prancius Butar-Butar. Ia mengerang kesakitan setelah ditebas menggunakan kapak berkarat oleh Kasnur Kasim.

Akibatnya, Bone pun tersungkur, dan darah segar mengalir dari kepalanya.  Ia pun berusaha menutup aliran darah di kepala menggunakan tangan.

Bone masih beruntung karena langsung dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo sehingga nyawanya bisa diselamatkan.

Peristiwa itu bermula ketika Bone mendatangi rumah Kasnur di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Kamis (2/8).

Saat itu, Bone menagih utang sembari mengeluarkan kalimat berbau ancaman kepada Kasnur.

Kasnur yang kalap langsung menyerang Bone. Dia menebas Bone menggunakan kapak.

Kasnur mengaku memiliki tanggungan sebesar Rp 120 ribu per hari.

Menurut Kasnur, dirinya tidak berniat mangkir, tetapi dagangannya sedang sepi pembeli.

Akan tetapi, sambung Kasnur, Bone justru mengancam akan membunuh.

“Dia langsung ngomong ‘Saya tidak mau tahu, malam ini juga kamu harus bayar.  Kamu ingat siapa saya di Balikpapan. Malam ini kamu hilang’,” ujar Kasim menirukan ancaman Bone sebagaimana dilansir laman Prokal, Jumat (3/8).

Sementara itu, Personel gabungan dari Resintel Polsek Balikpapan Utara serta Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Balikpapan yang menerima informasi dari masyarakat langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Anggota langsung mengamankan pelaku,” kata Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan.

Sopyan menambahkan, tebasan kapak dari Kasnur membuat Bone mendapat 15 jahitan di kepala.

“Korban dikapak pas di posisi tengah kepala. Korban tersungkur dan mengalami luka sobek di bagian kepalanya,” ujarnya. (Yan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here