Antisipasi Cybercrime, Pihak Perbankan Gandeng Penegak Hukum

0
321
Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, (Garudanews.id) – Dunia perbankan saat ini dihantui kejahatan siber atau cybercrime. Untuk itu, PT BRI Tbk menggandeng aparat penegak hukum untuk mencegah dan menanggulanginya.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT BRI, Suprajarto saat acara penandatanganan nota kesepakatan (MoU) PT BRI dengan Kejaksaan RI di Ruang Sasana Pradana, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (31/5).

Suprajato berharap, nota kesepakatan itu dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi antar lembaga yakni meningkatkan pelayanan masyarakat. “Kami perlu kerja sama di berbagai bidang untuk mendukung tugas fungsi melayani masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung, M Prasetyo menyampaikan nota kesepakatan dan kerja sama ini dilandasi komitmen adanya kepentingan serta kehendak bersama untuk membangun hubungan kerja sama sinergis, sesuai visi dan misi, dalam menjalankan peran, tugas dan fungsi masing-masing.

“Ini dilakukan guna menopang dan mendukung agar program dan kebijakan operasional perbankan serta target yang hendak dicapai, khususnya di lingkungan BRI dapat terlaksana dan berhasil dengan baik dan optimal. Untuk hal itu tidak mustahil perlu didampingi dan dijaga melalui penanganan dan penyelesaian secara hukum oleh aparat penegak hukum,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, kesadaran dan pemahaman seperti ini dapat tetap dibangun dan dijaga secara berkelanjutan, meskipun antara lembaga kejaksaan dan perbankan memiliki wilayah tugas, fungsi dan sistem kerja yang tidak sama.

“Baik Kejagung maupun PT BRI setelah terjalinnya hubungan kerja sama secara formal nanti haruslah memiliki komitmen dan pandangan yang sama dan saling melengkapi dalam menghadapi dan menangani setiap masalah yang memerlukan pemecahan bersama,” ujarnya. (sm/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here