Antisipasi Musim Kemarau, Pemda Berikan Pinjaman Fasilitas Pompa

0
370
Area persawahan di Jawa Barat (Foto: dok.garudanews)

SUKOHARJO (Garudanews.id) – Sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada kaum tani, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo memberikan bantuan fasilitas peminjaman mesin pompa air gratis untuk mengaliri sawah saat musim kemarau.

Bantuan diberikan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo sebagai jaminan petani bisa tanam padi. Dengan demikian maka target tahun ini dari pemerintah untuk tanam padi di 60 ribu hektar bisa tercapai.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netyy Harjianti, Kamis (20/7) mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan ketat serta pendampingan khususnya petani sawah tadah hujan atau di wilayah rawan kekeringan. Hal itu dilakukan sebagai jaminan petani tetap bisa tanam padi.
Dalam pendampingan tersebut petugas dari Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo memberikan penyuluhan. Bantuan juga diberikan dalam bentuk peminjaman mesin pompa air gratis.

“Kami tidak melarang petani tanam padi saat kemarau. Sebab posisi sekarang kemarau basah. Kalau ada petani khususnya di wilayah kering atau tadah hujan membutuhkan bantuan kami siapkan peminjaman mesin pompa air gratis,” ujar Netty Harjianti.

Mesin pompa air yang disediakan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo sekarang sudah cukup banyak dipakai petani. Pemakaian digunakan petani di wilayah selatan yang masuk rawan kekeringan seperti Weru dan Bulu.

Bantuan peminjaman mesin pompa air kepada petani diharapkan bisa menekan biaya penanaman. Petani juga diharapkan bisa segera tanam karena Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mendapat target tanam padi tahun ini cukup besar dari pemerintah seluas 60 ribu hektar.
“Keberadaan sumber air dimaksimalkan untuk mengairi sawah petani. Tapi apabila sawah jauh dari sumber air maka bisa mengambil dari dalam tanah menggunakan sumur pantek,” lanjutnya.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo meminta kepada petani untuk menambah porsi penggunaan pupuk organik. Penggunaanya memiliki dampak besar untuk tanaman padi. Selain hasil panen melimpah juga bisa membantu menyuburkan tanam dan menyimpan air.

“Kalaupun ada sawah memang kondisinya sangat kering. Jauh dari sumber air dan sumur pantek tidak maksimal maka kami himbau tidak memaksakan tanam padi tapi beralih ke palawija bisa kedelai, jagung atau kacang tanah,” lanjutnya. (KR/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here