Romy Dipecat, DPP PPP Tetapkan Suharso Manoarfa Jadi Plt Ketum

40

JAKARTA (Garudanews.id) – Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan akhirnya menetapkan Suharso Manoarfa sebagai Plt.Ketua Umum PPP pasca terjadinya peristiwa penangkapan Romahurmuziy oleh KPK terkait dugaan jual beli jabatan.

Pada kesempatan tersebut DPP PPP juga memberhentikan Romahurmuziy sebagai ketua umum. Hal itu dilakukan guna menjaga marwah partai, selain itu agar partai berlambang ka’bah tersebut agar lebih fokus menghadapi pemilu 17 April mendatang.

“Kami yakin kasus yang menimpa saudara Romahurmuziy tidak akan berbepengaruh kepada aktivitas partai jelang pelaksanaan pemilu. Kami tetap solid dan terus menjaga marwah partai,” kata Suharso dalam jumpa pers di kantor PPP Jakarta, Sabtu, (16/3).

Pihaknya juga menyatakan dalam waktu dekat partainya akan segera menyelenggarakan musyawarah nasional guna membicarakan langkah apa yang akan dilakukan partai untuk ke depannya.

Sementara itu, terkait dengan peristiwa OTT yang melibatkan Ketum PPP dan sejumlah pejabat di Kemenag, oleh KPK, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyatakan bahwa dirinya siap memberikan akses kepada KPK untuk mengusut tuntas dugaan jual beli jabatan di kementeriannya.

Pada kesempatan itu, Lukman juga menegaskan bahwa kasus suap yang melibatkan Ketua Umum PPP dan sejumlah pejabat Kemenag, merupakan inisiatif pribadi bukan atas nama lembaga kementerian.

“Kami tegaskan bahwa kasus dugaan suap itu merupakan inisiatif pribadi bukan atas nama kementerian agama,” tandasnya. (Hab)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.