Berkas Kasus Minyak Goreng Palsu Dilimpahkan Ke JPU

0
970
Ilustrasi

PANGKALPINANG (Garudanews.id) – Perkara minyak goreng palsu telah memasuki tahap II yaitu pelimpahan dari penyidik Subdit 1 Indag Dit Reskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung kepada Jaksa Penuntut Umum(JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung(Babel), Selasa (3/10) di kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Pangkalpinang Bangka Belitung.

Dalam pelimpahan tahap II perkara minyak goreng palsu yang dilakukan oleh PT Nusantara Jaya Makmur Sejahtera (NJMS) ini, penyidik Subdit 1 Indag Dit Reskrimsus Polda Babel menyerahkan juga tersangka Handry Solichin (45).

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi TPUL Kejati Babel, Ahmad Risol SH MH kepada wartawan, kemarin di Pangkalpinang.

” Berkas perkara dan tersangka berikut barang bukti telah kami terima dari penyidik Dit Reskrimsus siang tadi sekira pukul 11.30 Wib. Tersangka sendiri, yakni, Handry sudah dititip untuk ditahan di Lapas Tua tunu Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Risol menjelaskan juga, jika mengacu pada prosedur yang ada, paling lama batas waktu JPU untuk melimpahkan perkara ini kepengadilan 20 hari kerja dari perkara tersebut dilimpahkan ke kejaksaan.

” Namun biasanya tidak sampai 20 hari kerja, kasus seperti ini sudah kami
limpahkan ke Pengadilan, ” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan beberapa bulan lalu satgas pangan kepulauan bangka belitung berhasil mengamankan ribuan liter minyak goreng palsu di Gudang Milik PT NJSM di Selingdung Kota Pangkalpinang.

Setelah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap Handry Solichin alias Handry (45) selaku General Manager (GM) perusahaan tersebut, penyidik Subdit 1 Indag Dit Reskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung, beberapa hari yang lalu berkas perkara kasus minyak goreng palsu ini sudah dinyatakan lengkap atau sudah P21 dan siap untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.(hnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here