BNIS Bekasi Targetkan DPK Hingga Rp262 Miliar Lebih

0
255
Kepala Cabang BNI Syariah Bekasi memperlihatkan target DPK, Casa dan Deposito.

KOTA BEKASI (Garudanews.id) – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah Cabang Bekasi menargetkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tahun 2019 mencapai angka Rp262.325 Miliar. Angka tersebut melonjak dua kali lipat dibandingkan target tahun 2018 sebesar Rp131.014 Miliar.

Kepala Cabang BNI Syariah Bekasi, Yuddy Tresna Fadias mengatakan, sampai akhir tahun 2018 kemarin, DPK BNI Syariah Cabang Bekasi terealisasi mencapai Rp258.079 Miliar, atau mencapai hampir 200 persen dari target yang sudah ditetapkan.

“Kami optimis target tahun 2019 dapat tercapai, mengingat potensi bisnis perbankan di wilayah Bekasi dan sekitarnya sangatlah besar. Kota Bekasi sebagai Kota Jasa dan Perdagangan ditambah dengan keberadaan kawasan industri di wilayah Kabupaten Bekasi,” ungkapnya kepada wartawan.

Kepala Cabang BNI Syariah Bekasi, Yuddy Tresna Fadias.

Yuddy mengatakan, target DPK tersebut terbagi untuk BNI Syariah Kantor Cabang Utama (KCU) Bekasi sebesar Rp163.953 Miliar, sementara untuk BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jababeka, Tambun, Pondokgede, dan Harapan Indah, masing-masing ditargetkan DPK sebesar Rp40.988 Miliar.

“Sebagai pengembangan usaha, pada tahun ini kami juga berencana untuk menambah satu KCP di wilayah Jatiasih Bekasi,” paparnya.

Selain DPK, BNI Syariah Cabang Bekasi juga pada tahun ini menargetkan Casa atau penghimpunan dana dari Giro dan Tabungan sebesar Rp142.505 Miliar. Terbagi untuk KCU Bekasi sebesar Rp89.066 Miliar dan empat KCP masing-masing sebesar Rp22.266 Miliar.

“Sedangkan untuk Deposito atau penghimpunan dana mahal pada tahun ini ditargetkan sebesar Rp119.820 Miliar. Untuk KCU Bekasi sebesar Rp74.888 Miliar dan empat KCP masing-masing sebesar Rp18.722,” terangnya.

Untuk mencapai target-target tersebut, Yuddy mengaku pihaknya dari awal sudah membuat Business Plan yang dibagikan ke setiap unit. Selain itu BNI Syariah Cabang Bekasi juga gencar melakukan pemasaran produk dalam kegiatan pameran, open table, seminar, talkshow, gathering dan lain-lain.

“Kami juga menawarkan layanan Payroll (system penggajian karyawan) ke sejumlah perusahaan. Dengan berbagai keunggulan teknologi yang serba online. Tidak hanya itu, kami juga menawarkan sejumlah produk andalan lain untuk pembiayaan kepemilikan rumah dan kendaraan kepada para calon nasabah,” jelasnya.

Untuk tahun ini, Yuddy menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program seperti program Semarak Berkah Hasanah 2019 yang digulirkan dari tanggal 1 Januari 2019 sampai 31 Desember 2019. Program ini merupakan bentuk pemberian hadiah langsung berupa barang dan atau wakaf kepada nasabah baru atau eksisting, dengan menempatkan dana fresh fund atau pemindahan dan deposito minimal sebesar Rp25 juta, dan diblokir jangka waktu 6 atai 12 bulan. Program ini merupakan pengembangan dari Program Pilih Hasanahmu (PHM).

Pada tahun ini digulirkan juga program Open Tabungan Prima (Optima), yaitu tabungan untuk para nasabah prioritas. Jangka waktu dari tanggal 1 Januari 2019 sampai 31 Maret 2019. BNI Syariah juga melakukan kerjasama dengan sejumlah biro travel haji dan umroh seperti Travel NRA, Tazkia Travel, dan PT Nur Rima Al Waali, untuk program ibadah umroh tadabbur hasanah.

“Kami juga memiliki program masjidku hasanahku, dimana dalam program ini kami keliling masjid di wilayah Bekasi dan sekitarnya untuk mengadakan kajian agar masyarakat hijrah menggunakan perbankan syariah. Seperti contoh pada tanggal 5 Februari 2019 kemarin kami melakukan pelatihan manajemen memakmurkan masjid di Masjid Al-Hijrah Perumahan Titiyan Bekasi Utara, dimana kami memberikan pelatihan agar setiap masjid memiliki legalitas dan rekening perbankan dalam bentuk yayasan,” tandasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here