BPOM Jamin Keamanan Pangan Selama Asian Games 2018

0
125
Kepala Badan POM Penny K Lukito (ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Jaminan terhadap kemanan pangan saat digelarnya Asian Games 2108 menjadi bagian penting yang harus dihadirkan selama ajang olahraga bangsa-bangsa se-Asia itu.

Untuk itu, Badan Pengas Obat dan Makanan (Badan POM) akan fokus pada keamanan dan kehigienitas pangan, obat dan makanan selaman Asian Games.

Kepala Badan POM Penny K Lukito mengatakan Asian Games menyatakan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games harus menciptakan image yang baik termasuk  makanan yang dikonsumsi atlet dan official.

Badan POM sendiri merupakan bagian dari struktur Food Safety Committe Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC), komite resmi penyelenggara Asian Games.

Karenanya pengawalan keamanan makanan sebenarnya sudah dilakukan preventif sejak tahun lalu di tiga provinsi tempat penyelenggaraan yakni Jakarta, Sumatra Selatan, dan Jawa Barat.

“Kami mengawal dari aspek pencegahan mulai restaurant, tempat penjualan pangan di venue, hotel dan sekelilingnya. Harus yakin aspek keamanan dan mutu,” kata Penny K Lukito di acara kampanye serta edukasi masyarakat mengenai obat dan makanan aman di area Car Free Day Sarinah, Jakarta, Minggu (12/8).

Pengawasan keamanan pangan yang dilakukan terbagi atas tiga zona, yaitu lokasi kegiatan Asian Games (zona 1), wilayah dalam radius walking distance dari lokasi kegiatan Asian Games (zona 2), dan tempat wisata terdekat maupun bandara (zona 3).

Di Jakarta, BPOM telah melakukan pengawasan keamanan pangan kepada seluruh pedagang pangan, termasuk 40 pedagang pangan dan 100 UMKM yang dikelola Koperasi Gelora Bung Karno (GBK), sejumlah sarana ritel di wilayah JIExpo, dan kantin RS Rujukan terdekat dengan Wisma Atlet.

Sedangkan untuk pengamanan pangan bagi tamu VVIP dan VIP, Balai Besar POM di Jakarta telah melakukan pemeriksaan pendahuluan di Hotel Fairmont.

“Badan POM juga akan melakukan pemeriksaan keamanan pangan pada saat opening ceremony di stadion utama GBK,” jelas Penny.

Pihak Badan POM juga mengerahkan mobil laboratorium keliling. ‘Kami melakukan pembinaan, sampling dan penyajian produksi yang memenuhi higienis. Kami memastikan tidak mengandung boraks, formalin dan pewarna. Kita monitor terus,” ujarnya.

Badan Pom juga akan memberikan tanda seperti stiker bagi penyedia makanan yang sudan lolos uji keamanan dan higeinitas.

Pemberian stiker  ini menjadi daya saing para penyedia makanan.

“Dengan stiker memberikan informasi  kepada masyarakat untuk membeli pada tempat yang diberi stiker,” kata Penny lagi.

Salah satu lokasi pusat jajanan yang diberi stiker adalah Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Badan POM juga akan berkerjasama dengan juru masak yang dibawa oleh masing-masing atlet. Biasanya dieven olahraga internasional, atlet membawa juru masak sendiri karena terkait dengan selera makanan yang dikonsumsi.

“Kalau mereka membawa  bahan khusus, kita punya treatment  khusus. Kita berkomunikasi dengan katering disini. Banyak titik yang menjadi pengawasan kita mulai bandara, hotel, venue, radius 3 kilo, di restaurant, UMKM pangan. Kita mendukung UMKM menjual makanan atau kuliner tradisional,” terangnya.

Bagi Badan POM, Asian Games menjadi cerminan karakter bangsa.

“Asian Games  tidak hanya membangun olahraga tetapi, juga soal tata cara hidup kita yang beretika, hieginis dan beradab,” ungkap Penny. (Gtr/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here