Bupati Kena OTT, Warga dan PNS Cirebon Gelar Syukuran

0
200
Puluhan aktivis dari komunitas peduli anti korpusi menggelar syukuran di Kantor Bupati Cirebon (ist)

CIREBON (Garudanews.id) – Dengan membentangkan spanduk bertuliskan rasa syukur pasca tertangkapnya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra, Puluhan aktivis dari komunitas peduli anti korpusi menggelar syukuran di Kantor Bupati Cirebon, Kamis (25/10/2018) sore.

Dilansir dari Sindonews, massa juga membawa ratusan koin uang receh untuk ditaburkan sebagai simbol rendahnya bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. Kemudian uang receh pun dijadikan rebutan sebagai simbol keserakahan.

Dari sekian banyak aktivis yang mengungkapkan kegembirannya, terselip seorang Pegawai Negri Sipil yang bertugas di Puskesmas Kalimaro, Kecamatan Gebang cirebon.

PNS yang merasa menjadi korban kezaliman bupati dalam mengendalikan roda pemerintahan bersyukur kepala daerahnya dicokok KPK. ASN yang sebelumnya bertugas di Rumah Sakit Arjawinangun tersebut dimutasi ke Puskesmas Kalimaro, lantaran berusaha membongkar praktik korupsi penerimaan honorer.

“Melawan praktik korupsi yang dilakukan bupati tidak akan membuat kita dipecat dari status PNS. Mari kawan – kawan PNS lainnya untuk tidak takut melawan kepala daerah yang mencoba-coba praktik korupsi,” ujar PNS bernama Rahmat tersebut.

Dengan penjagaan petugas, setelah menggelar ungkapan syukurnya, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK sendiri dilakukan pada Rabu (24/10/2018) malam. Bupati Cirebon Sunjaya bersama sejumlah orang dekatnya diamankan dalam OTT tersebut. Diduga, OTT itu terkait mutasi jabatan di Pemkab Cirebon. (Red/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here