Cetak Kader Bangsa, Pesantren Sebagai Cikal Bakal Berdirinya NKRI

0
425
Pembina Pondok Pesantren Al-Fatah Lampung, Abdullah Mutholib dalam acara Haflah Tasyakur Alumni Madrasah Tsanawiyah Al-Fatah Ciamis yang diselenggarakan di Ciamis, Lampung Utara, Sabtu (13/5), kemarin. (Foto: MNA)

LAMPUNG (Garudanews.id) – Pondok Pesantren bukanlah konsep pendidikan yang anti NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Hal ini disampaikan Pembina Pondok Pesantren Al-Fatah Lampung, Abdullah Mutholib dalam acara Haflah Tasyakur Alumni Madrasah Tsanawiyah Al-Fatah Ciamis yang diselenggarakan di Ciamis, Lampung Utara, Sabtu (13/5), kemarin.

“Pesantren mencetak kader bangsa. Salah besar kalau pesantren dikatakan tidak cinta NKRI,” ujar Abdullah dalam sambutannya.

Abdullah menceritakan sejak awal Pondok Pesantren Al-Fatah didirikan, tidak ada sedikitpun niat buruk terhadap negeri ini apalagi merusak NKRI.

“Pernah ada isu negatif dulu, tapi alhamdulillah tidak ada keinginan kami untuk merusak dan menghancurkan NKRI yang kita cintai ini,” ujrnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, justeru pondok pesantren hadir sebagai lembaga pencetak kader bangsa yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist.
Selain itu, Ponpes Al-Fatah juga ingin berperan bagaimana bisa memperbaiki akhlak anak bangsa.
Mts Al-Fatah Ciamis merupakan cabang dari Ponpes Al-Fatah Muhajirun Negararatu, Natar, Lampung Selatan. Madrasah Tsanawiyah Al-Fatah Ciamis yang telah berdiri sejak tahun 2010 ini mempunyai visi terwujudnya pendidikan Islam terpadu yang bertumpu pada keseimbangan Imtaq dan Iptek.

Banyak prestasi yang telah diraih, terutama di bidang tahfidzul qur’an seperti, juara perlombaan hifdzil Qur’an se Kabupaten Lampung Utara. Seluruh santri yang telah lulus memiliki hafalan rata-rata 2-7 Juz.

Hal ini sejalan dengan tema Haflah tahun ini, yakni, Mewujudkan Generasi Cerdas Dengan Al-Qur’an.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, saat ditemui Mi’raj Islamic News Agency, usai acara mengatakan apresiasinya terhadap Mts Al-Fatah yang menghasilkan prestasi bidang tahfidz yang mengharumkan nama Kabupaten Lampung Utara.
“Tahun ini, salah satu santri Mts Al-Fatah ini akan mewakili Lampung Utara dalam perlombaan tahfidz tingkat provinsi,” katanya. (MNA/WAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here