Demi Capai 31 Kriteria Kota Layak Anak, DPPA Adakan Rakor Dengan Gugus Tugas

0
269

BEKASI,(Garudanews.id) –  Demi merumuskan pemenuhan 31 kriteria untuk bisa mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi,gelar Rapat Koordinasi bersama Tim Gugus Tugas. Rapat Koordinasi tersebut digelar di Graha Hartika Bekasi, pada Selasa(13/3).

Tim Gugus Tugas tersebut terdiri dari kumpulan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan  instansi lainnya yang memiliki kaitan dalam proses pemenuhan KLA .

Sementara itu, Rita Hartati, Kabid Pemenuhan Hak Anak DPPA kota Bekasi mengatakan bahwa poin penting dari kegiatan ini adalah penegasan dan penajaman tentang pengisian indikator Kota Layak Anak.

“Kita ingin tahu apa saja yang telah dilakukan oleh Tim Gugus Tugas, potensi apa yang telah mereka temukan dan belum kita inventarisir, sehingga dapat memberikan pemenuhan kepada kriteria Kota Layak Anak,” ujar Rita di sela kegiatan tersebut.

Rita menambahkan bahwa dari 31 kriteria KLA itu, prinsipnya dibagi kedalam 5 Kluster Pemenuhan Hak Anak.

“Kluster pertama, anak-anak harus dipenuhi Catatan Sipil dan Kebebasannya. Kedua, Pengacuan Alternatif Anak. Ketiga, Kesehatan dan Kesejahteraan Anak. Keempat, Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya. Kelima, Perlindungan Khusus,” paparnya.

Rita juga mengaku bersyukur, dalam tahun ini sejumlah Tim Gugus Tugas sudah melakukan berbagai upaya pemenuhan hak anak.

“Alhamdulillah, tahun lalu Dinas Kesehatan baru punya lima puskesmas ramah anak, tahun ini ada tambahan jadi 11. Contoh lain dinas pendidikan, dulu cuma 4 sekolah ramah anak, sekarang sudah naik signifikan jadi 60 sekolah. Itu artinya Kepala Sekolah mulai peduli terhadap pemenuhan indikator sekolah ramah anak,” pungkasnya.

Ia melanjutkan bahwa Kota Bekasi sendiri dinilai masih jauh dari kriteria KLA. Karena itu, peringkat Madya atau peringkat dua terbawah dari lima kriteria KLA, baru dapat diraih.

“Kita masih cukup jauh, oleh karena itu kita harus kerja keras, kerja bersama agar bisa meningkat menuju Kota Layak Anak. Kita berharap semua pihak ikut terlibat, OPD, masyarakat umum, insan pers dan selurubnya,” tandas dia.(Me)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here