Diduga Korban Pembunuhan, Dua Warga Asal Dusun Tekeme Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

15

ROTE NDAO  (Garudanews.id) –  Warga Dusun Tekeme, Desa Mbokak, Kecamatan Rote Barat Daya, digegerkan dengan penemuan dua orang mayat yang diduga korban pembunuhan. di Kawasan Hutan Negara, Alamat Dusun Leteklain, RT.14/RW.07, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Selasa, (30/1).

Sekitar jam 11.00 wita, ayah korban Yusuf  Manu  bersama dengan beberapa orang warga Desa Mbokak menemukan kedua orang tersebut dalam keadaan meninggal dunia yang berada di kawasan hutan negara, di Dusun Leteklain, RT.14/RW.07, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

Selanjutnya anggota Polres Rote Ndao tiba di TKP dan tim Identifikasi Polres Rote Ndao langsung melakukan olah TKP, selanjutnya kedua korban dievakuasi ke RSUD Baa menggunakan mobil Ambulans milik Polres Rote Ndao.

Pukul 14.30 wita, kedua mayat  korban tiba di RSUD Ba’a dan selanjutnya dilakukan Autopsi, oleh Tim Dokter dari RSUD Baa.

Kedua korban diperkirakan adalah korban pembunuhan dikarenakan adanya bekas luka potong pada tubuh korban.

Adapun bekas luka yang didapat pada tubuh kedua korban dari hasil autopsi sebagai berikut :

Risno manu, luka potong di bagian bawah kepala (leher bagian belakang) sepanjang ± 25 cm.Tulang leher putus.

Matheos Manu luka potong di bagian bawah kepala (leher bagian belakang) sepanjang ± 15 cm.Tulang leher putus.

Kronologis Kejadian

 Pada hari Minggu, tanggal 28 Januari 2018, sekitar Jam 09.00 wita, Risno Manu bersama dengan ayah kandungnya pergi ke sawah milik mereka dengan menggendarai sepeda motor dengan tujuan untuk membajak sawah, setibanya disawah, dikarenakan mesin pembajak sawah (Traktor) yang hendak digunakan untuk membajak sawah tersebut  bahan bakarnya habis maka ayah korban menyuruh korban untuk pergi mencari solar dengan mengendarai sepeda motor.

Selang beberapa saat kemudian datang anak kandung dari Kepala Dusun Tekeme An. Yeskial  Manu dengan mengendarai sepeda motor yang digunakan oleh korban dan menyampaikan kepada ayah korban, bahwa korban tidak mendapatkan solar dan korban tidak kembali ke sawah lagi dikarenakan  korban pergi mencari hewan ternak (kerbau) milik mereka (Yusuf Manu) yang hilang.

Sekitar pukul 17.00 wita, Ayah Korban memutuskan untuk kembali kerumah dan setibanya dirumah Ia mendapatkan Informasi dari Ayahnya (Kakek Korban), bahwa hewan ternak (kerbau) milik mereka hilang sehingga Kakek Korban menyuruh Korban untuk mencari Kerbau tersebut.

Setelah mendapat informasi tersebut, ayah korban dan kakek korban bersama dengan beberapa orang langsung pergi ikut mencari Kerbau tersebut, dan merekapun berhasil menemukan kerbau  di sekitar lokasi Embung Marambu, alamat Desa Oebatu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, namun mereka tidak menemukan keberadaan Korban.

TKP pertama lokasi penemuan parang milik Metheos Manu berada di sumur di tengah hutan jati di Desa Mbokak, Kecamatan Rote Barat Daya, sedangkan TKP kedua lokasi penemuan kedua mayat korban berada di hutan Negara, Dusun Leteklain, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain. Jarak antara TKP pertama dengan TKP kedua kurang lebih 3 Km.

Diduga, pelaku setelah melakukan pembunuhan di TKP kedua membuang parang milik korban di lokasi lain diduga untuk mengelabui petugas dalam pencarian terhadap korban.

Tidak ada saksi mata di lokasi kejadian karena berada dalam hutan sedangkan Identitas dan motif pelaku pembunuhan terhadap kedua korban tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik Sat Reskrim Polres Rote Ndao. (Dance)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.