Diminta Mahar Rp170 Miliar, La Nyalla Urung Maju Pilkada

0
396
Nyalla Mahmud Mattaliti

SURABAYA (Garudanews.id) – Tarik-ulur Surat Rekomendasi yang diberikan pihak DPP Gerindra terhadap bakal calon Gubernur Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattaliti terjawab sudah.

Terungkap bahwa Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Timur dalam  suatu perbincangan dengan orang keparcayaan La Nyalla meminta sejumlah uang ‘mahar’ politik yang cukup fantastis yaitu sebersar Rp170 miliar atau minimal Rp150 Miliar. Hal itu sebagai syarat untuk mendapatkan rekom dari DPP.

Bahkan dalam salahsatu rekaman telepon dengan Timses La Nyalla, Supriyanto dengan tegas meminta La Nyalla menyediakan uang Rp170 miliar atau minimal Rp150 miliar.

“Kalau di Jawa Timur gampang bos, sekarang tunjukkan saja uang cash 170 atau minimal 150 miliar ke Jakarta, saya akan antar ke Pak Prabowo. Kalau tidak ada ya susah bos,” ujar Supriyanto dalam salahsatu rekaman Selasa (9/1).

Terkait dengan permintaan sejumlah ung yang nilainya cukup besar tersebut, Ketua Kadin Jatim sekaligus mantan Ketua PSSI yang juga kader partai Gerindra, La Nyalla M Mattaliti, dengan tegas menolak setorkan uang untuk mendapat rekom Partai Gerindra.

Dalam perbincangan melalui sambungan Whatsapp, La Nyalla mengaku lebih baik membangun masjid dan menyumbangkan uang ke anak yatim, dibanding harus setor ke DPD Gerindra Jatim.

“Kalau ada uang Rp170 miliar, dari pada kita beli rekom partai, mending kita bangun masjid yang bagus saja,” ujarnya, Selasa (09/1).

La Nyalla juga menyesalkan pernyataan atau permintaan Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto yang meminta uang itu. La Nyalla menganggap, Ketua DPD Gerindra Jatim justru bertolak belakang dengan sikap Ketua Umum Gerindra Prabowo Subiyanto.

“Saya masih ingat sekali, pak Prabowo pernah bilang, kalau ada kader yang punya potensi mau nyalon kepala daerah, Gerindra membuka pintu selebar-lebarnya, yang penting calon tersebut diinginkan rakyat,” ujar La Nyalla.

“Jadi pak Prabowo seperti Iklan salah satu rokok yang punya tagline bukan basa-basi. Tapi nyatanya ya begitulah,” tandasnya.

Terkait permintaan itu, La Nyalla juga membantahnya. “Iya ada permintaan uang dari Ketua DPD,” ujar La Nyalla.

Tidak hanya mengiyakan, La Nyalla juga mengirimkan video pendek berdurasi 3 detik yang menyindir Ketua DPD Gerindra Jatim, yaitu video nyanyian dan tarian kartun tengkorak dengan lirik “tak punya uang”.

Pernyataan Supri juga disayangkan oleh sejumlah relawan dan pendukung La Nyalla, Zha Wulandari misalnya, menurutnya, permintaan uang tersebut kelewatan dan tidak masuk akal. (hnn/red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here