Dinkes Kota Bekasi Giatkan Program Indonesia Sehat

0
610

screenshot_2016-12-07-13-47-57-1

KOTA BEKASI (Garudanews) – Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya dalam rangka mendukung terwujudnya kecamatan sehat.

Kepala Dinas, dr Kusnanto, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, dr Tanti, memberi penjelasan terkait beberapa hal yang bertalian dengan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas.

Menurutnya, “Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan bertujuan untuk: Pertama, memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat; Kedua, mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu; Ketiga, hidup dalam lingkungan sehat; dan Keempat, memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok dan masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya menjelaskan,”Berdasarkan prinsip paradigma sehat, Puskesmas mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berkomitmen dalam upaya mencegah dan mengurangi resiko kesehatan yang dihadapi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat,”ujarnya.

Secara regulasi, upaya kesehatan masyarakat esensial sebagaimana dimaksud pada Pasal 36 ayat (1) meliputi:

1. Pelayanan promosi kesehatan;

2. Pelayanan kesehatan lingkungan;

3. Pelayanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berencana;

4. Pelayanan gizi; dan

5. Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit

Sasaran utama dalam upaya perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga adalah keluarga, sebagai unit terkecil dalam masyarakat, pembangunan keluarga merupakan upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat

Pihaknya mengaku,”Pendekatan keluarga sudah pernah dilakukan melalui program Perkesmas dan PHBS tatanan rumah tangga, hal baru yang dikembangkan sekarang adalah total coverage, dimana Puskesmas harus mempunyai data kesehatan seluruh keluarga di wilayah kerjanya dan substansinya adalah 12 indikator terpilih mewakili 4 masalah kesehatan prioritas yang akan ditanggulangi selama 5 tahun ini”, tandasnya.

Adapun masalah prioritas adalah:

1. Kesehatan Ibu

– Menurunkan angka kematian ibu (AKI)

2. Kesehatan Anak

– Menurunkan angka kematian bayi (AKB)

– Menurunkan Prevalensi Balita Pendek (Stunting)

3. Pengendalian Penyakit Menular

– Mempertahankan prevalensi HIV-AIDS < 0,5

– Menurunkan Prevalensi Tuberkulosis

– Menurunkan Prevalensi Malaria

4. Pengendalian Penyakit Tidak Menular

– Menurunkan prevalensi hipertensi

– Mempertahankan prevalensi obesitas pada 15,4

– Menurunkan Prevalensi Diabetes

– Menurunkan Prevalensi Kanker

– Meningkatkan Kesehatan Jiwa

Menutup wawancara Tanti mengatakan, “Adapun 12 indikator keluarga sehat yang ingin dicapai adalah: Keluarga mengikuti KB; Ibu bersalin di faskes; Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap; Bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan; Pertumbuhan balita dipantau tiap bulan; Penderita TB Paru berobat sesuai standar; Penderita hipertensi berobat teratur; Gangguan jiwa berat tidak ditelantarkan; Tidak ada anggota keluarga yang merokok; Keluarga memiliki/memakao air bersih; Keluarga memiliki/memakai jamban sehat; Sekeluarga menjadi anggota JKN/Askes,” sebut Tanti menerangkan. (Lengkong)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here