Disdik Kabupaten Cianjur Larang Sekolah Negeri Lakukan Pungli

0
203
Kabid Disdik kabupaten Cianjur Rasidin saat memberikan sambutan acara pelepasan siswa siswi SMPN 5 Cianjur. (Foto: Muklis/garudanews.id)

CIANJUR (Garudanews.id) Jelang akhir maupun memasuki tahun ajaran baru sejumlah pungurtan disekolah khususnya bagi sekolah negeri seringkali masih dilakukan. Meski pemerintah sendiri telah mengeluarkan surat edaran mengenai larangan pungutan liar (Pungli) di sekolah, namun ada saja sejumlah sekolah masih berani nekad untuk melakukannya.

Beragam pungutan yang terkadang muncul pada akhir maupun awal tahun pembelajaran. Seperti biaya perpisahan, biaya tour dan beberapa modus yang dilakukan oleh oknum sekolah. Celakanya hal itu hanya untuk mendapatkan keuntungan semata, bukan berorientasi kepada peningkatan mutu sekolah.

Mencuatnya isu  pungli di sejumlah sekolah kehususnya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, adanya pungutan untuk biaya pelepasan siswa murid Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang dianggap cukup memberatkan orang tua siswa, Kepala Bidang (Kabid) pendidikan Disdik Kabupaten Cianjur mengatakan,  bahwa tidak dibenarkan bila harus memaksa pada orang tua siswa murid.

“Apalagi harus meminta dengan cara mematok untuk membayar biaya acara pelepasan, itu tidak dibenarkan,” ucap Rosidin, saat memberikan sambutan saat acara pelepasan murid  SMPN 5 Cianjur, baru-baru ini.

Namun demikian, kata Rosidin, bila orang tua siswa memberikannya dalam bentuk sumbangan (sumbangsih) itu tidak ada masalah.

“Tentunya  harus melalui kesepakatan dengan komite. Dan pihak komite jugalah sebagai panitia penyelenggaranya,” katanya.  (Muklis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here