Dody Optimis Kantongi Rekomendasi Maju Cabup Bogor

0
241
Foto: Istimewa

BOGOR (Garudanews.id) – Situasi politik nasional masih mempengaruhi dinamika politik Kabupaten Bogor. Hingga hari ini calon-calon dari partai besar belum ada yang aman, meski mereka sudah mempunyai popularitas yang tinggi.

Peta politik partai Golkar di tingkat nasional bisa jadi juga akan mempengaruhi pencalonan salah satu kadernya. Sementara partai-partai lain masih wait n see untuk menentukan calonnya yang bakal diajukan sebagai cabub cawabub Kabupaten Bogor.

Demikian pula dengan Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP). Hingga hari ini DPP PDIP belum mengeluarkan rekomendasi terkait cabub/Cawabub Bogor.

Beberapa nama sudah muncul yaitu Alex Purnama Johan, Bayu Syahjohan dan Egi Gunadi Wibawa.  Namun ada satu calon dari sayap partai PDIP yaitu Dody Achdi Suhada, Ketua DPC Repdem yang tetap optimis mendapat rekomendasi dari DPP Pusat PDIP.

Dody mengaku masih berpeluang maju di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2018, meski Ia tak ikut dipanggil oleh DPP PDI Perjuangan

Keyakinan itu muncul, karena dari 10 orang bakal calon Bupati atau Wakil Bupati Bogor yang mendaftar di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, hanya dirinya yang dipanggil DPP PDI Perjuangan untuk mengikuti Pendidikan Kader Utama (PKU) di Wisma Kinasih, Kota Depok.

“Saya yakin rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. SK rekomendasi sampai sekarang belum turun. Saya memang tidak dipanggil seperti tiga balon lain, tapi saya diperintahkannya untuk belajar di PKU. Sementara balon lainnya tidak,. Jadi masih ada peluang bagi untuk menjadi calon bupati atau wakil bupati,” kata Dody kepada wartawan, Selasa, (5/12), kemarin.

Ia menambahkan, dengan mengikuti PKU, maka Ia berhak mengikuti alur kepemimpinan di PDI Perjuangan, baik menjadi anggota dewan, pengurus di DPP PDI Perjuangan ataupun kepala daerah. Peserta PKU mempelajari ideologi, sejarah Bung Karno dalam membentuk Pancasila dan negara ini.

“Kami juga diajarkan kedisiplinan waktu serta kerja tim sesama kader PDI Perjuangan. Dalam pendidikan ini diikuti oleh anggota DPRD, DPR RI dan kepala daerah sementara pemberi materi dari Ketua KPK, Puan Maharani, Tjahyo Kumolo, Yasonna Laoly, Pramono Anung dan lainnya,” tambah Ketua Bidang Miskin Kota.

Saat ini Dody inten membela permasalahan masyarakat di bawah. Salah satu yang hingga saat ini masih ditangani adalah mengadvokasi penggusuran PKL Puncak dan eks gurandil.

“Saya mendampingi mereka agar PKL mendapatkan hak -haknya sementara para eks Gurandil mendapatkan pelatihan kewirausahaan dari PT. Antam Tbk,” jelas Dody. (Cj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here