DPR Kecam Penyerangan RS Indonesia di Gaza

0
145
dpr agendakan rdg tambahan (ist)

JAKARTA (Garudanews.id)  – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi’ Munawar mengecam tindakan penyerangan Israel ke wilayah Gaza yang mengakibatkan Rumah Sakit Indonesia rusak. Rusaknya RS Indonesia ini semakin membuktikan bahwa serangan Israel ke Gaza tidak mempertimbangkan instalasi publik seperti RS dan perumahan penduduk.

Padahal, jelas Rofi’, komandan dan perencana mereka pasti mempertimbangkan tingkat penghancuran sipil dan kemungkinan korban akibat serangan langsung terhadap tujuan militer. Dalam Law of Armed Conflict (LOAC) telah mengatur terkait perlindungan terhadap penduduk sipil. Peraturan ini menegaskan aturan bahwa operasi militer harus diarahkan pada tujuan militer.

“Termasuk kekebalan khusus berlaku untuk unit medis rumah sakit militer dan sipil. Pemerintah Indonesia harus bersikap atas serangan Israel dan memastikan seluruh awak medis aman maupun rekontruksi RS Indonesia,” tegasnya Rofi’ dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (28/10).

Legislator PKS ini menambahkan, hak-hak pihak medis menurut Hukum Humaniter Internasional (HHI) adalah dilindungi saat perang, dan RS tidak boleh terkena serangan. Aturan ini juga termaktub dalam Konvensi Jenewa I,II, dan IV, yang menyatakan tentara terluka dan sakit (KJ I), tentara korban kapal perang karam (KJ II), tawanan perang (KJ III), penduduk sipil (KJ IV), unit medis dan ICRC, harus dilindungi.

Sebagaimana diketahui, dentuman keras serangan udara Israel ke Gaza pada Sabtu (27/10) lalu telah menyebabkan guncangan hebat, sehingga megakibatkan kerusakan di sejumlah bagian RS di Indonesia. Ruangan yang mengalami kerusakan adalah ruangan kantor administrasi, koridor, ICU, juga toilet. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here