Harga Jual Hewan Kurban di Bogor Naik

0
167
Sapi yang dipersiapkan untuk qurban.

BOGOR (Garudanews.id) – Harga penjualan hewan kurban di Kabupaten Bogor mengalami kenaikan. Kenaikan dimulai dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp1 juta rupiah, kenaikan ini dikarenakan para peternak menaikkan harga jualnya kepada para pedagang hewan qurban.

“Harga jual hewan domba maupun kambing tahun ini rata-rata naik Rp 500 ribu seperti dari Rp 3 juta naik menjadi Rp 3,5 juta,” ujar pedagang hewan kurban di Sukaraja Beben (44) kepada garudanews.id, Minggu (5/8).

Lanjut Beben, selain naiknya harga jual hewan domba atau kambing di peternak, kenaikan harga sebesar Rp 500 ribu juga dipengaruhi naiknya biaya transportasi dan lainnya.

“Faktor kenaikan harga jual hewan domba atau kambing ini karena harga jual dari petani yang naik, naiknya biaya sewa mobil, untuk biaya sewa lahan dan jasa keamanan. Kalau tidak ikut saya naikkan harganya, nanti bukan untung malah buntung,” jelasnya.

Sementara, pedagang hewan kurban jenis sapi di wilayah Cibinong, Bunyamin menuturkan harga hewan sapi naik menjadi Rp1 juta perekor. Dia menjual sapinya mulai dari Rp16 hingga Rp23 juta.

“Untuk sapi yang beratnya 200 Kg kami jual Rp16 juta dan yang beratnya 400 Kg kami jual Rp23 juta. Naiknya harga sapi ini karena memang sudah mahal dari asalmya Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB),” tutur Bunyamin.

Bunyamin menambahkan hewan sapi yang dijualnya memiliki surat keterangan sehat dari Dinas Peternakan dan Perikanan Bima, NTB. Sedangkan dari Pemkab Bogor belum memberikan surat karena belum ada pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas.

“Walaupun belum ada surat dari dinas terkait Pemkab Bogor, untuk kesehatan maupun kelayakan hewan sapi ini kami jamin karena ada surat keterangan sehat dari asal sapi yaitu Dinas Peternakan dan Perikanan Bima, NTB. Untuk diketahui masyarkat, Bima itu wilayah yang bebas dari penyakit anthrax,” tambahnya. (ded).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here