Harga Telur di Sukabumi Meroket, Pedagang Terancam Bangkrut

0
167

SUKABUMI (Garudanews.id) – Harga telur di Pasar Cisaat Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi meroket hingga tembus dengan harga Rp 30 ribu perkilogram, sehingga para pedagang terancam gulung tikar alias bangkrut. Kenaikan harga telur ayam yang tidak terkendali ini membuat pedagang dan konsumen menjerit, terutama pedagang nasi goreng, martabak, pedagang kue yang merasakan hal ini.

“Harga telur terus meroket setelah lebaran apalagi dalam seminggu terakhir. Untuk hari ini pedagang menjual telur dengan harga Rp 30 ribu perkilo, padahal sebelumnya hanya Rp 20 ribu. Peningkatan harga telur ini membuat kami semakin merugi, untuk hari ini pedagang menjual telur dengan harga Rp 30 ribu per kg,” ungkap pedagang telur di Pasar Cisaat, Tatang (44) kepada garudanews.id, Kamis (12/7).

Menurut Tatang, kenaikan harga telur ini sudah terjadi di tingkat distributor dan ini seperti ada yang memainkan harga. “Saya perkirakan harga telur masih akan naik sampai Rp 35 ribu per kg, apalagi pemerintah lamban menangani kenaikan harga telur yang terus meroket,” katanya.

Terpisah, pedagang nasi goreng, Karno (43) mengatakan, kenaikan harga telur membuat keuntungannya semakin sedikit. Dan jika dirinya menaikan harga jual makanan, maka sudah pasti akan kehilangan pelanggan.

“Harga telur naiknya nggak kira –kira, masa semua barang naik. Pemerintah bagamana sih kerjanya,” ketusnya.
(ded).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here