Hindari Penyimpangan RTLH, Pemkab Bogor Rancang Konsep LPJ Berbasis Online

0
407
Foto: Ilustrasi

BOGOR (Garudanews.id) – Untuk menghindari adanya penyimpangan dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiap desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai merancang konsep tentang laporan pertanggungjawaban (LPJ) berbasis online.

“Dengan sistem ini diharapkan sudah tidak ada lagi yang mengakali pembuatan Lpj karena monitoring kegiatan melalui sistem ini dapat mudah terpantau,”jelas Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hendrik Suherman kepada garudanews.id, Selasa (16/5).

Hendrik mengakui, sepanjang tahun 2016 ada saja warga yang melaporkan, bahwa dana yang diberikan kepada penerima manfaat program RTLH tidak diberikan secara keseluruhan.

“Tapi kita tidak dapat memberikan sanksi, hanya sebatas klarifikasi atas laporan masyarakat. Dan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, kita serahkan ke Inspektorat,”katanya.

Hendrik mengatakan, konsep Lpj berbasis online dapat mengantisipasi adanya keterlambatan dari desa dalam melaporkan penggunaan anggaran desa.

“Memang ada saja yang terlambat teriutama laporan terakhir karena terkendala jarak tempuh yang terlalu jauh, makanya pelaporam itu dialihkan ke sistem elektronik,”jelasnya.

Kata dia, saat ini inpektorat sedang melakukan pemeriksaan dan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kinerja para kades agar tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan dan pencairan.

“Untuk kedepannya evaluasi kinerja pemdes ada di tangan camat,”katanya.
(ded/rzk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here