ICW Desak Polri Usut Aksi Koboi Oknum Brimob

0
219
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. (Ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Oknum Brimob koboi di Bogor harus segera dipecat Polri. Sebab tindakannya yang menembak mati anggota Partai Gerindra sudah mencoreng citra Polri dan Korps Brimob.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menilai, tindakan Brimob koboi itu bisa mengganggu kepercayaan publik maupun ektabilitas 10 anggota Polri yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2018, apalagi dalam pilkada itu mantan Dankor Brimob ikut dalam pilkada di Maluku.

Untuk itu Polri harus mengusut tuntas kasus Brimob koboi di Bogor ini. Pelaku harus dihukum berat dan dipecat dari kepolisian. Jika melihat kronologis kasus penembakan tersebut, jelas latarbelakangnya adalah sikap arogansi aparatur keamanan.

Dalam siaran pers nya yang diterima sejumlah wartawan pada Senin (22/1/2018) Neta menyebutkan, ada tiga pertanyaan di balik kasus penembakan ini.

Pertama, dari mana anggota Brimob tersebut mendapat senjata api karena senjata api yg digunakan untuk menembak korban sepertinya bukan senjata organik Korps Brimob. Kedua, dari mana anggota Brimob itu bisa mendapatkan motor gede sehingga dia bisa bersikap begitu arogan dan semena mena dengan anggota masyarakat. Ketiga, kasus penembakan ini menunjukkan betapa lemahnya pengawasan terhadap anggota Korps Brimob oleh atasan dan institusinya, sehingga seorang anggotanya bisa bebas bergentayangan pada malam hari dengan membawa senjata api.

Sikap semau gue anggota Brimob itu menunjukkan bahwa ada masalah serius di lembaga elit kepolisian tersebut. Antara lain atasannya tidak punya wibawa dan tidak mampu mengawasi sikap perilaku anak buahnya.

Kasua penembakan ini tentu sangat mencoreng Korps Brimob dan bisa berpengaruh serius pada mantan Dankor Brimob yang akan mengikuti pilkada di Maluku. Bagaimana pun ini akan membuat masyarakat takut jika bertemu dan berurusan dengan anggota Brimob. Untuk itu Polri hrs mengusut tuntas kasua ini dan menindak tegas atasannya yang ceroboh mengawasi anak buahnya.

Gerindra harus terus mengawasi kasus ini agar diusut tuntas dan agar tidak terulang lagi. Selain itu Korps Brimob perlu meminta maaf kepada publik atas kasus ini. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here