Jadikan Lingkungan Sekolah Sebagai Wisata Edukasi

0
98

BEKASI (Garudanews.id) – Minimnya lokasi wisata edukasi di Kota Bekasi, membuat SMA KORPRI Bekasi berinisiatif menyediakan lokasi wisata edukasi di lingkungan sekolahnya.

Sebagai sekolah unggulan di Kota Bekasi, SMA KORPRI Bekasi terus menelurkan ide kreatifnya. Kali ini SMA KORPRI Bekasi menjadikan lingkungan sekolahnya sebagai wisata edukasi bagi siswa taman kanak-kanak (TK) dan siswa pendidikan anak usia dini (PAUD).

Alfarobi, guru mata pelajaran biologi SMA KORPRI Bekasi, mengatakan bahwa ide untuk menjadikan sekolah sebagai lokasi wisata edukasi sudah berjalan sejak beberapa waktu yang lalu.

“Sudah berjalan sejak beberapa waktu yang lalu wisata edukasi bagi siswa TK dan PAUD-nya,” tuturnya.

SMA KORPRI Bekasi yang saat ini lingkungan sekolahnya diisi dengan beragam jenis tanaman hias, pohon produktif hingga berbagai binatang mulai dari burung elang, musang, ikan, ayam, rusa, buaya, ular, biawak dan lainnya, memang menjadi hiburan dan kelebihan tersendiri bagi siswa SMA KORPRI Bekasi.

“Kebetulan di sekolah kami terdapat berbagai macam jenis tanaman dan hewan, jadi kalau belajar mengenai tanaman dan hewannya tidak perlu jauh-jauh ke kebun binatang, karena di sekolah kami ada,” terangnya penuh semangat.

Selain dijadikan lokasi wisata edukasi, dijelaskannya pula, para siswa SMA KORPRI Bekasi juga kerap kali melakukan pengamatan dan penelitian mengenai keberagaman jenis tanaman dan hewan di lingkungan sekolahnya.

Bukan hanya itu saja, para siswa TK dan PAUD tersebut juga bisa ikut serta menyentuh dan memberikan makanan kepada hewan tersebut.

“Kebetulan siswa kami juga kerap kali melakukan pengamatan dan penelitiannya di sekolah, dan bagi siswa TK serta PAUD-nya bisa ikut serta memberikan makanan kepada hewan,” paparnya.

Sementara itu, Humas SMA KORPRI Bekasi, Bujang, mengakui untuk tanamannya sendiri, selain pihak sekolah yang menyediakannyan para siswa juga ikut menyumbang membawa tanaman tersebut ke sekolah untuk dibudidayakan.

“Mereka yang membawanya dan mereka pula yang merawatnya, sedangkan untuk binatangnya pihak sekolah yang menyediakannya,” pungkasnya. (Sgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here