Rahmat Effendi Fokus Percepatan Pembangunan

0
195
Rahmat Effendi saat melakukan MoU( kesepakatan bersama) antara  Forum Komunikasi Rukun Warga kecamatan Bekasi Timur dengan Pemerintah Kota Bekasi, dan pengukuhan forum RW se-Bekasi Timur, di Gedung Pertemuan Global Persada, Jum'at (5/1/).

KOTA BEKSI (Garudanews.id) – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengungkapkan bahwa menjelang akhir jabatannya dirinya saat ini terus berupaya mewujudkan percepatan pembangunan dalam mengatasi persoalan banjir yang ada di Bekasi Timur. Oleh karenanya Pemkot Bekasi saat ini tengah fokus menyelesaikan tandon air di Perumnas III, meskipun berpolemik pada masalah hukum, namun demi kepentingan masyarakat proyek tersebut terus di lanjutkan.

“Kalau ini selesai lalu kita melakukan koordinasi yang baik dengan kabupaten, maka perumnas III Bekasi Timur akan titik banjinya akan berkurang” ujar Rahmat Effendi saat melakukan MoU antara  Forum Komunikasi Rukun Warga kecamatan Bekasi Timur dengan Pemerintah Kota Bekasi, dan pengukuhan forum RW se-Bekasi Timur, di Gedung Pertemuan Global Persada, Jum’at (5/1/).

Untuk itu, kata Rahmat Effendi, guna menjalin koordinasi yang terintegrasi antara Camat, Lurah dan seluruh RW, Wali Kota telah menyiapkan satu staf untuk satu RW se-Kota Bekasi.

“Kenapa saya melakuka n MoU dengan para Ketua RW, karena yang berhak merencanakan sesuatu progres pembangunan, merencanakan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan baik infrastruktur, kesehatan dan pendidikan,  yang paling berkenaan dengan prospek denganbaturannyabadalah RT, RW, Lurah, Camat dan Wali Kota” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Wali Kota juga mengajak kepada seluruh warga Bekasi Timur untuk membangun Kota Bekasi yang hetrogen.

“Nyok sama-sama kita bangun Kota Bekasi ini, kota yang heterogen, kota yang multi etnik, kota yang bermacam-macam keyakinan, kita bangun bersama dengan kepercayaan bersama mudah-mudahan Bekasi akan menjadi kota yang Maju, Sejahtera dan Ihsan” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota Bekasi juga menyampaikan tentang proses pelayanan kependudukan baik KTP maupun Kartu Kelauarga untuk dapat diproses dengan cepat, juga kartu sehat yang telah dikeluarkan oleh Pemkot Bekasi untuk dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga Kota Bekasi.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi RW Susanto usai dikukuhkan dan menandatangai Kesepakatan Bersama menyampaikan bahwa FKRW merupakan suatu wadah bagi camat dan seluruh pengurus RW dalam mengkomunikasikan segala program dan harapan untuk menyamakan presepsi yang tentunya juga untuk mendorong dan merumuskan percepatan pembangunan di wilayah Kecamatan Bekasi Timur.

“Tentunya juga mendorong tercapainya pelayanan masyarakat yang lebih baik dan terwujudnya Bekasi Timur yang maju, kreatif, inovatif dan berprestasi dalam segala bidang” ujarnya.

“FKRW Kecamatan Bekasi Timur juga siap mendukung seluruh program-program pemerintah, tentunya melalui usulan yang telah di tandatangani melalui MoU yang diantaranya adalah merupakan usulan prioritas dan kami mengharapkan dapat segera direalisasikan oleh Pemkot Bekasi” imbuhnya

“Usulan tersebut bersifat Urgentsif, pembangunan yang harus di segerakan terfokus pada masalah banjir yang terjadi hampir diseluruh wilayah Kecamatan Bekasi Timur dan selama ini menjadi kekhawatiran, kamu sudah mendeteksi beberapa titik dan sudah kami tuangkan dalam draf MoU, nilainya kurang lebih 30 Miliyar” ungkapnya

Pada akhir sambutannya Ketua FKWR Kecamatan Bekasi Timur Susanto berpesan terkait tahun 2018 yang merupakan tahun politik, sebagai pengurus kita harus bisa menciptakan suasana kondusif dan menjaga keamanan, jangan sampai ada gesekan-gesekan antar para pendukung di wilayah masing-masing. (Gir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here