Jelang Aksi 287 ‘Markas’ Presidium 212 Masih Sepi

0
331
Perkiraan massa kita lima sampai sepuluh ribu orang untuk ikut salat Jumat lalu ke MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Slamet saat konferensi pers di Masjid Al Ittihaad, Rabu (26/7).doc

JAKARTA (Garudanews.id)- Menjelang Aksi 287 yang diinisiasi Presidium Alumni 212 pada Jumat (27/7), suasana Masjid Raya Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, yang biasanya menjadi ‘markas’ alumni 212 untuk berkumpul sebelum aksi, terlihat sepi.

Pantauan Garudanews.id hingga Kamis (27/7) pukul 20.00 WIB, Kamis (27/7) tidak ada kerumunan massa dalam jumlah besar yang tampak di Masjid yang biasa dijadikan pusat kegiatan alumni 212.

Tidak ada kendaraan yang datang dari luar kota, Bahkan tidak terlihat gerombolan masa yang datang menggunakan kereta api ataupun kendaraan umum lain seperti yang terjadi seperti aksi-aksi sebelumnya.
Tidak ada pula seruan-seruan yang terdengar dari pengeras suara masjid.

Sebelumnya, Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif, mengklaim Aksi 287 akan diikuti oleh lima ribu orang dari berbagai wilayah dan tidak hanya dari wilayah Jabodetabek saja.

Slamet mengatakan Jumlah tersebut terdiri dari anggota 23 ormas Islam dan juga simpatisan Presidium Alumni 212.

“Perkiraan massa kita lima sampai sepuluh ribu orang untuk ikut salat Jumat lalu ke MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Slamet saat konferensi pers di Masjid Al Ittihaad, Rabu (26/7).

Suasana di Masjid Al Ittihaad malam ini berbeda dengan suasana saat aksi unjuk rasa besar-besaran di waktu sebelumnya, seperti gelaran aksi 411 dan 212.

Saat itu, Masjid Raya Al-Ittihaad dipenuhi oleh demonstran dari luar Jakarta. Mereka singgah dan beristirahat sebelum ikut aksi keesokan harinya.
Bahkan, saat Pilkada DKI Jakarta masih berlangsung, Masjid Al Ittihaad juga dijadikan tempat singgah oleh massa 212 dari luar daerah yang ingin mengawasi proses pemungutan suara.

Presidium Alumni 212 rencananya akan menggelar unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan pada Jumat (28/7).

Pada Aksi yang dinamai 287 itu, massa akan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan long march menuju Patung Kuda yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Di samping menyuarakan penolakan Perppu Ormas, aksi 287 juga untuk mengawal judicial review terhadap Perppu Ormas ke Mahkamah Konstitusi.

(Chep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here