Jelang Musim Penghujan, Kali Jati Menjadi Perhatian Serius

0
111
Lurah Kayuringn Jaya, Bekasi Selatan, Suryadi

BEKASI, (Garudanews.id) – Jelang musim penghujan, beberapa wilayah di Kota Bekasi masih rawan banjir di beberapa titik. Seperti di Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, masih memiliki sembilan titik rawan banjir. Kesembilan titik tersebut akan mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Genangan air masih sering terjadi di beberapa ruas jalan di Kelurahan Kayuringin Jaya. Ketinggian air pun variatif, dan hal tersebut juga diperparah dengan pola hidup masyarakat yang kurang peduli dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut disampaikan Lurah Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan Suryadi saat dijumpai di kantornya, Rabu, (31/10).

Suryadi menambahkan usulan antisipasi banjir sudah disampaikan masyarakat melalui pengurus RT dan RW setempat pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan diperkuat dalam kegiatan Reses anggota DPRD Kota Bekasi beberapa waktu silam.

“Masyarakat berharap usulan terkait normalisasi Kali Jati menjadi skala prioritas untuk mencegah terjadinya banjir,” ujarnya.

Suryadi juga menambahkan bahwa dalam menghadapi musim penghujan, pihaknya akan melakukan normalisasi Kali Jati yang menjadi permasalahan serius di Kayuringin Jaya.

“Endapan lumpurnya juga sudah tinggi, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat saat memasuki musim penghujan. Makanya masyarakat mengusulkan normalisasi berupa pengerukan lumpur yang ada di dasar Kali Jati,” tegasnya.

Bukan hanya Kali, namun bantaran Kali Jati juga akan mendapatkan perhatian untuk menciptakan kenyamanan bagi masyarakat.

“Untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat pejalan kaki, sehingga tidak lagi terkesan semrawut,” ujarnya.

Meski usulan program normalisasi Kali Jati tidak terangkum dalam kesepakatan Forum Komunikasi RW dengan Wali Kota Bekasi, namun Suryadi berharap usulan ini tetap menjadi program skala prioritas untuk direalisasikan.

“Karena bagaimana pun, untuk menciptakan wilayah bebas banjir memang membutuhkan waktu yang panjang. Minimal, kami tetap berupaya meminimalisir terjadinya banjir yang tentu saja sangat meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here