Jelang Pilgub, Kader PDIP Siap Bawa Tiga Perubahan Untuk NTT

21

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Untuk meningkatkan hasil survei sebagai bakal calon gubernur NTT priode 2018- 2023,  dari Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) Raymundus Sau Fernades  mengunjungi Pulau Rote Ndao.

Kedatangan Raymundus Sau Fernades ke pulau Rote Ndao untuk mensosisalisasikan diri di lima titik sebagai tindak lanjut dirinya mendaftarkan sebagai Bakal Calon Gubenur NTT periode 2018-2023 ke DPD PDIP.

“Oleh karena itu saya berharap dengan berkeliling di lima titik di wilyah Rote Ndao masyarakat mengetahui siapa saya, konsep pemikiran saya maju sebagai Bakal Calon Gubernur NTT,” demikian diungkapkan Raymundus Sau Fernandes saat memberikan keterangan kepada wartawan di  Dusun Oelaba, Minggu, (7/5).

Dalam sosialisasi Sau Fernades menawarkan 3 gerakan. Yang Pertama Gerakan Makan Cukup, Kedua Gerakan Pakaian Layak dan Ketiga Gerakan  Tingal Layak.

“Ta gerakan ini saya membahasakan dengan bahasa rakyat untuk lebih mudah diterima masyarakat, ini berhubungan dengan kebutuhan pokok rakyat NTT. Kenapa harus kembali ke kebutuhan dasar?.  Kita sadar betul sampai dengan saat ini rakyat NTT belum memenuhi kebutuhan dasar, makan belum cukup 1 tahun, pakian juga belum layak, tinggal juga belum layak. Oleh karena itu tiga gerakan itu akan kita lakukan dan terjemahkan lebih lanjut, kalau gerakan makan cukup di bidang pertanian, peternakan, infrastruktur, dan juga kehutanan,” beber dia.

Kedua gerakan pakai layak ini merupakan harga dirinya setiap orang, sedangkan ketiga rumah layak, rumah itu adalah istana, maka menjadi istana maka memberikan kenyamana dan sebagainya .

“Untuk mencapai tiga layak ini ada keterkaitan dengan pendapatan ekonomi rumah tangga masing-masing ini yang kita lakukan dan bagaimana kita lakukan  program kegiatan masyarakat bantuan-bantuan langsung yang sifatnya pemberdayaan untuk mendorong meningkatnya pendapat rumah tangga petani yang bersangkutan,” tandasnya.

Ditempat yang sama, salah satu Tokoh Masyarakat Oelaba, Haji Hasan mengatakan setiap pemimpin adalah jarum.

“Jadi apa yang disampaikan mengenai dengan tiga gerakan tadi, itu yang menjadi contoh dan teladan kerja harus ada kenyataan, beliau memiliki konsep dan target untuk membangun dan berpihak bagi para orang kecil, sehingga tidak salah kalau keluar sebagai Bakal calon harus kita dukung,” kata Haji Hasan.

Sementara itu, warga lain, Yustus Sakan mengaku tertarik dengan sosialisasi Bupati  Timur Tengah Utara (TTU)  tentang Program Pensiun Petani telah menggulirkan sejumlah program, dua di antaranya adalah Desa Mandiri Cinta Petani (Sari Tani) dan Padat Karya Pangan (PKP). Dalam Program Sari Tani dan PKP, pemerintah telah memosisikan kembali hak-hak politik rakyat sebagai pemangku kedaulatan tertinggi.

“Rakyat tidak lagi diberikan sisa-sisa dari anggaran pembangunan, tetapi diberi mandat penuh untuk mengelola anggaran sendiri,” pungkasnya. (Dance/HNN)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.