Jelang Pilkada NTB,  KPU, IDI, BNN, dan HIMPSI Teken MoU‎

0
99
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan IDI NTB, BNN provinsi NTB dan HIMPSI NTB, di Aula Rinjani RSUP provinsi NTB, Mataram, Jumat, (5/1).

MATARAM (Garudanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan IDI NTB, BNN provinsi NTB dan HIMPSI NTB, di Aula Rinjani RSUP provinsi NTB, Mataram, Jumat, (5/1).

Penandatanganan MoU (Momerandum of Understanding) tersebut di lanjutkan dengan kegiatan sosialisasi pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah  pada pilkada serentak 2018.

Komisioner KPU NTB, Aksar Anshori mengatakan pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah peserta pilkada serentak 2018 mendatang merupakan salah satu persyaratan yang harus di penuhi oleh bakal calon tersebut.

“Nanti seluruh tim dokter di RSUP NTB bersama tim pemeriksa dari BNN dan HIMPSI akan melakukan suatu rangkaian pemeriksaan secara detail,”ungkapnya.

Menurut Aksar , item-item pemeriksaan sudah diatur oleh tim-tim pemeriksa kesehatan tersebut dan diatur juga oleh keputusan KPU yang nantinya sampai pada dua kesimpulan.

Masih menurut  Aksar Dua kesimpulan yang dimaksud, lanjutnya, yakni apakah bakal calon sehat jasmani dan rohani untuk  menjalankan tugas nantinya.Dan kesimpulan ke dua apakah bakal calon tersebut bebas dari penyalagunaan narkotika.

“Hasilnya tentu saja bisa positif dan negatif.Jika terbukti positif maka BNN akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,”paparnya.

KPU, tambah  Aksar merupakan user yang nantinya menerima surat keterangan hasil pemeriksaan dari para tim pemeriksa kesehatan, apakah para bakal calon memenuhi kesehatan jasmani rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sambung Aksar Untuk pembiayaan pemeriksaan bakal calon tersebut,tidak di bebankan kepada para  balon,Aksar mengatakan bahwa semua biaya berasal dari dana hibah APBD KPU provinsi NTB dan sesuai dengan standar rumah sakit yang di gunakan.

Sebelumnya, Direktur RSUP NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM mengatakan  RSUP NTB menyiapkan SDM baik dokter spesialis maupun dokter umum untuk melakukan pemeriksaan kesehatan fisik maupun mental yang melibatkan semua unsur organisasi.

“Dan nantinya hasil dari pemeriksaan tersebut akan di serahkan pada waktu yang di tetapkan,” ungkapnya sambil mengatakan bahwa RSUP NTB sudah terakriditasi dengan tipe B  dan saat ini sedang menuju tipe,” tuturnya. (Her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here