Kali Bekasi Tercemar, Komisi VII DPR RI Lakukan Sidak

0
87
Kali Bekasi yang tercemar limbah pabrik.

BEKASI (Garudanews.id) – Sejumlah perusahaan di Bekasi Jawa Barat ditemukan belum memiliki izin dalam proses pengolahan limbah. Hal tersebut terungkap setelah adanya inspeksi mendadak (sidak) Panja Limbah dan Lingkungan Komisi VII DPR RI ke beberapa perusahaan pengolahan limbah di Bekasi dan Bogor.

Ketua Panja Limbah dan Lingkungan Muhammad Nasir mengatakan, dari hasil sidak tersebut ditemukan sejumlah permasalahan di beberapa perusahaan pengolahan limbah industri dan melihat fakta di lapangan.

“Hal itu sekaligus membuktikan fungsi pengawasan pemerintah terhadap perusahan-perusahaan, apakah sudah berjalan dengan baik atau tidak.  Dan setelah kami lakukan sidak, kami menemukan beberapa permasalahan yang terjadi dan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pengolahan limbah tersebut,” ungkap Nasir usai meninjau kondisi PT. Pengolahan Limba Industri Bekasi (PLIB), Bekasi, Jawa Barat, Kamis (11/10).

Temuan tersebut, salah satunya  adalah produksi yang dikeluarkan belum memiliki izin atau izinnya masih dalam proses. Ditambahkan Anggota Panja Limbah dan Lingkungan Yulian Gunhar menjelaskan bahwa yang dimaksud pengelolaan limbah ada enam item, seperti penghasil, penyimpanan sementara, pengangkutan, pengumpul, dan pengolahan dan pemanfaatan limbah.

Sementara ini, PT. PLIB hanya memiliki izin di tahap pengolahan dan pemanfaatannya saja. Sementara tahapan lainnya masih dalam proses perizinan, namun sudah dilakukan pengoperasian. Oleh karena itu, pihaknya  akan menyerahkan kasus ini ke Bagian Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa fungsi pengawasan yang dilakukan Panja Limbah dan Lingkungan Komisi VII DPR RI berjalan dengan baik. (dar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here