Belum Ada Pengajuan Berkas Dari OPD, 13 Proyek Terancam Gagal Lelang

0
307
Proyek padat karya. (Ilustrasi)

BOGOR (Garudanews.id) – Karena belum adanya pengajuan berkas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP), dikhawatirkan 13 paket proyek strategis tahun 2018 di Kota Bogor dengan nilai Rp 366 miliar terancam gagal lelang.

Dari 13 proyek besar tersebut, tiga diantaranya bernilai tinggi. Yakni, pengadaan meubelair gedung baru DPRD Kota Bogor senilai Rp12 miliar oleh Sekretariat DPRD, pembangunan Masjid Agung dengan pagu anggaran sebesar Rp10 miliar pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim), serta proyek peningkatan kualitas Jalan Suryakencana, yang punya nilai tertinggi yaitu Rp14,7 miliar, pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Hingga kini, SKPD terkait belum juga mengirimkan berkas kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP). Harusnya bisa dipercepat, sebab untuk mengantisipasi gagal lelang. Cepatnya penyerahan berkas untuk mengantisipasi jika terjadi gagal lelang,” kata Kabag Administrasi Pengendalian Pembangunan (Adalbang) Setda Kota Bogor, Rahmat Hidayat kepada garudanews.id, Selasa (13/03).

Lanjut Rahmat, pada tahun ini terdapat sekitar 200 paket pekerjaan pembangunan, dengan total pagu anggaran kurang lebih sebesar Rp300 miliar, dimana paket pekerjaannya sendiri mulai dari Rp70 juta ke atas. Dijelaskan Rahmat, ada usulan permohonan bantuan provinsi (Banprov) dari Pemkot Bogor, untuk membangun kawasan Stadion Pajajaran sebesar Rp100 miliar dan RSUD senilai Rp100 miliar, namun permophonan tersebut ditolak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Kami mengajukantapi, tapi banprov tidak mengabulkan  Rp11 miliar, diperuntukan untuk bidang kesehatan, pertanian, dan lainnya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas PUPR Chusnul Rozaqi belum dapat dihubungi dan belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. (ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here