Kedatangan Kapal Pesiar ke Labuan Bajo Tambah Devisa Negara

0
343
Kunjungan kapal pesiar ke Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat beberapa waktulalu. (Foto: Dance/HNN)

MANGGARAI BARAT (Garudanews.id) – Dalam kurun waktu Januari hinga Maret 2017, Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memberikan kontribusi kepada pemerintah sebesar Rp1 miliar, sebagai pemasukan negara bukan pajak (PNBP) yang diperoleh dari retibusi kunjungan 28 kapal pesiar.

“Kunjungan kapal pesiar ke Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores sangat tinggi,” kata Kepala Syahbandar Labuan Bajo Usman Husin ketika dihubungi garudanews, kemarin.

Ia mengatakan kunjungan kapal pesiar tersebut mendorong peningkatan pendapatan bagi Syahbandar Labuan Bajo untuk negara.

“Selama tiga bulan saja kontribusi dari Syahbandar Labuan Bajo untuk negara sudah mencapai Rp1 miliar lebih,” katanya.

Ia menambahkan kedatangan kapal pesiar MV Silver Discover dan MV Astania asal Bahamas ke Pulau Komodo 28 Maret lalu menambah deretan kapal pesiar yang berkunjung ke ujung barat Pulau Flores itu.

Menurut dia, selama Januari-Maret tahun 2017 terdapat 28 kapal pesiar yang membawa ribuan wisatawan datang ke Labuan Bajo untuk mengunjungi obyek wisata Taman Nasional Komodo serta mengunjungi beberapa obyek wisata di beberapa pulau lainnya di sekitar Labuan Bajo.

Ia mengatakan pembayaran retribusi bagi kapal pesiar yang berlabuh di wilayah perairan Labuan Bajo dilakukan melalui Bank.

“Pihak Syahbandar Labuan Bajo hanya menerima bukti pembayaran dari Bank sebelum kapal itu diizinkan berlabuh,” katanya dan menambahkan sistem pembayaran melalui bank ini dilakukan sejak 2016.

Husin optimis PNBP dari syahbandar Labuan Bajo akan semakin meningkat pada tahun 2017 dan akan melampaui Rp2 miliar dari target yang ditetapkan, karena tingkat kunjungan kapal pesiar maupun kawal wisata ke daerah ini semakin meningkat.

“Pada tahun 2016 pemasukan negara bukan pajak yang diperoleh Syahbandar Labuan Bajo hanya Rp2 miliar lebih dengan tingkat kunjungan kapal sebanyak 24 kali,” ujarnya.

Setiap Kapal pesiar yang datang ke Labuan Bajo membawa 500 orang wisatawan.

Ia juga mengatakan peningkatakan kunjungan kapal pesiar dalam tahun ini akan terus meningkat sebagai dampak dari gencarnya promosi dilakukan pemerintah pusat maupun daerah tentang potensi wisata di daerah ini.

Labuan Bajo kini sudah ditetapkan menjadi salah satu dari 10 destinasi unggulan wisata di Indonesia.(Dance Hanukh/Hnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here