Kematian Dua Bocah Di Monas Masih Dalam Penyelidikan

0
311
Mapolda Metro jaya di Jakarta.

JAKARTA, (Garudanews.id) – Terkait dengan kematian dua orang anak saat pembagian sembako di Monas, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis membentukk tim khusus untuk mengusut tragedi tersebut. Kepolisian akan mencari tahu penyebab kematian dua anak itu.

“(Kasusnya) sementara dalam penyelidikan dari Ditreskrimum bersama tim dari (Polres) Jakarta Pusat, saya sudah bentuk tim, tim gabungan dari (Polres) Jakpus dan Krimum untuk menyelidiki, bagaimana latar belakang kasus itu,” jelas Idham kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, seperti dikutip Detik Rabu (2/5).

Salah satu anak yang menjadi korban dalam tragedi tersebut adalah, Rizki Syahputra (10), warga Pademangan, Jakarta Utara. Dia meninggal setelah terjatuh dan diduga terinjak oleh kerumanan warga yang saat itu sedang mengantre sembako. Namun, Kapolda Metro Jaya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya bocah tersebut.

“Belum tentu, kan saya bilang masih penyelidikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Roma Hutajulu mengatakan, korban ditemukan oleh petugas Satpol PP berada di luar antrean warga.

“Iya di luar,” ujar Roma.

Dalam insiden tersebut, orang tua korban akan melaporkan kejadian tersebut kepada Propam Polda Metro Jaya. Menanggapi hal tersebut, Roma menuturkan bahwa semua itu adalah resiko kepolisian.

“Ya silakan saja, nggak apa-apa, kita kan semua tugas ada risikonya,” sambung Roma

Diketahui sebelumnya bahwa, dua bocah meninggal dalam kegiatan bagi-bagi sembako di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Kedua korban yaitu Mahesa dan Rizki, yang sebelumnya dibawa ke RS Tarakan.

Versi polisi menyebutkan, kematian kedua korban bukan akibat terinjak-injak dalam antrean sembako. Menurut polisi, kedua korban diduga meninggal karena kepanasan.

“Untuk atas Mahesa Junaedi, menurut keterangan dokter, dinyatakan meninggal karena persistensi hiperpireksia (suhu badan di atas 40 derajat Celsius) dan heat stroke (dehidrasi),” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (1/5)..

Sementara itu, Rizki juga ditemukan meninggal dunia di RS Tarakan. Penyebab kematian diduga suhu panas yang tinggi. Dari keterangan keluarga, menurut Argo, Rizki juga disebut mempunyai riwayat penyakit sebelumnya.

“Berdasarkan keterangan dokter, sebab kematian dikarenakan panas suhu badan yang sangat tinggi,” kata Argo. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here