Kisah Korban Tsunami Selamat Yang Bertahan Di Batang Pohon

0
227
Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

BEKASI, (Garudanews.id) – Bencana Tsunami yang melanda Tanjung Lesung hingga Lampung menyisakan duka mendalam bagi para korban. Salah satu korban selamat menceritakan detik-detik bencana itu datang dan membuat dirinya terpisah dengan rekan-rekan dan keluarganya.

Yogi Sanuari (25) korban selamat dirawat di RSUD Kota Bekasi

Malam itu, Yogi Sanuari (25) Bersama dengan 14 orang temannya berkunjung di pantai Anyer untuk liburan bersama. Dengan menyewa sebuah villa, mereka menikmati masa cuti bersama yang berlangsung hingga 25 Desember. Jelang natal dan libur panjang mereka manfaatkan dengan berlibur.

Namun, siapa sangka liburan mereka berakhir dengan malapetaka. Yogi yang saat itu tertidur dikagetkan dengan air laut yang menerjang villa tempatnya menginap. Sementara teman-temannya sudah lebih dulu menyelamatkan diri.

“Malam itu sekitar jam tujuh malam memang saya dengar anak krakatau erupsi, saya pikir biasa saja, karena warga situ juga terlihat biasa saja, setelah itu saya tidur di kamar bertiga, yang lain teman saya ada di depan, terus jam sembilanan ledakan besar, dan nggak lama ombak datang teman saya yang lain langsung lari, dan ada teman yang membangunkan saya, tapi ombak sudah didepan vila,” kata Yogi saat ditemui di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Casbullah Kota Bekasi, Senin (24/12).

Yogi terbawa arus air laut yang menerjang villa tempatnya menginap, ia berinisiatif menyelamatkan diri ke kamar mandi villa, namun ia terjebak di kamar mandi yang saat itu sudah terkepung air laut. Ia berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada batang pohon yang terapung.

“Sukurnya tembok yang dikamar mandi jebol karena derasnya air, terus saya terseret air, setelag terbawa ombak dan surut, saya tertarik lagi ke arah laut dan kaki saya tersangkut batang pohon, lalu pegangan saya lepas dulu karena sakit kaki saya, setelah lepas saya pegangan batang pohon kelapa lagi,” tambahnya.

Selain Yogi Sanuari, Tiga (3) orang temannya berhasil selamat walaupun mengalami luka. Saat ini Yogi bersama 3 temannya dirawat intensif di RSUD dr. Casbullah Kota Bekasi untuk observasi lebih lanjut. Korban lainnya, Nurdin (40) yang selamat juga saat ini menjalani perawatan, Nurdin tidak dapat dikonfirmasi karena masih dalam kondisi lemah dan saat itu masih mendapat penanganan di UGD.

Nurdin(40) didampingi keluarga mendapatkan penanganan di UGD Rumah Sakit Umum Kota Bekasi.

Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai menuturkan bahwa jumlah warga Kota Bekasi yang menjadi korban meninggal dalam musibah itu mencapai empat (4) orang. Ia juga menyampaikan rasa prihatinnya atas terjadinya bencana tersebut.

“Kita prihatin dan ini kan bencana nasional sampai ke lampung, hanya saja pada saat itu ada warga kita yang sedang berlibur disana,” kata Walikota saat di konfirmasi.

Diketahui, jumlah warga Kota Bekasi yang menjadi korban Tsunami di Tanjung Lesung masih simpang siur, hal tersebut karena warga kota Bekasi yang saat itu berlibur di Tanjung Lesung, Anyer terbagi dalam beberapa grup dan berbeda wilayah. Dari Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria diperkirakan berjumlah 60 orang yang berangkat menuju Anyer, sedangkan dari Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan berjumlah 14 Orang, mereka datang dengan keperluan yang berbeda dan beberapa pulang lebih dulu sebelum bencana itu datang, sehingga jumlah korban dari Kota Bekasi belum dapat dipastikan. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here