Korem 161/Wira Sakti gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H

0
138

KUPANG (Garudanews.id) – Korem 161/Wira Sakti menyelenggarakan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H di Masjid Nurul Wathon Kuanino, Senin ( 18/09).

Kegiatan ini terdiri dari dua bagian besar yaitu acara pendahuluan dan acara inti.

Sebagai acara pendahuluan, diawali dengan Sholat Maghrib secara berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin Imam Masjid Nurul Wathon Kuanino dan Pemberian santunan kepada 80 anak yatim piatu Panti Asuhan Islamic Centre Nur Sa’adah Kupang oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M dengan didampingi Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX Udayana.

Adapun acara inti, dilaksanakan usai Sholat Isya secara berjamaah, yaitu Sambutan Danrem 161/Wira Sakti dan Tausiah Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H oleh Ustadz Lajamudin Narang.

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peringatan Tahun Baru Islam 1440 H.

“Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M ini mengandung makna yang substansial dan memiliki arti yang hakiki, yaitu Transformasi Spiritualitas dalam diri setiap umat islam, dalam hal ini adalah Prajurit dan PNS Jajaran Korem 161/Wira Sakti,”  jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Lebih lanjut, disampaikan juga tentang harapan dilaksanakan kegiatan ini sesuai dengan Tema Tahun Baru Islam 1440 H.

“Dengan peringatan ini, diharapkan dapat membawa perubahan dan peningkatan pola pikir, pola sikap, dan pola tingkah laku kita sehari hari, sesuai dengan tema kali ini yaitu, Dengan hikmah Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M, Kita tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT guna membentuk Prajurit TNI AD yang Militan, Loyal dan Profesional,” imbuh Danrem 161/Wira Sakti.

Dalam tausiahnya, ustad Lajamudin Narang menguraikan secara singkat tentang makna dari Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H,diantaranya adalah tentang toleransi.

“Mari lah kita memaknai peringatan Tahun Baru Islam ini, salah satunya adalah mengajarkan kepada kita tentang pentingnya toleransi. Bahwa perbedaan adalah satu keniscayaan, akan tetapi mari kita sikapi perbedaan itu sebagai sebuah kekuatan untuk membangun diri kita, keluarga kita, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan rasa saling menghormati, saling menghargai, gotong royong dan musyawarah mufakat,” jelas Ustadz Lajamudin Narang.

Juga setiap diri kita adalah pemimpin, yang mana di akhirat kelak, hal tersebut akan dimintai pertanggungjawabannya.

“Jadilah pemimpin yang baik, setidaknya pemimpin bagi diri kita sendiri, dan keluarga kita,” urai ustadz Lajamudin Narang.

Hadir dalam kegiatan ini Kasrem 161/Wira Sakti, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana beserta pengurus, Para Kasi, Para Danka Balak Aju Kodam IX /Udayana, Imam Masjid Nurul Wathon Kuanino, serta Para Jamaah Masjid Nurul Wathon Kuanino. (Dance )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here