Kota Bekasi Menjadi Kota Layak Pemuda Tingkat Madya

0
389
Piagam perhargaan bagi kota Bekasi sebagai kota layak Pemuda yang disematkan tahun lalu.

BEKASI, (Garudanews.id) – Kota Bekasi saat ini telah menjadi Kota Layak Pemuda, penghargaan tersebut pernah disematkan kepada kota Bekasi bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda Tanggl 28 Oktober 2017 yang lalu, di Grand Ballroom Grand Inna Padang Convention & Exhibition Hotel Kota Padang.  Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi,Tedy Hafni Tresnadi, mewakili Pemerintah Kota Bekasi menerima Penghargaan Kota Layak Pemuda Tahun 2017 Katagori Madya dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Kamis (29/3)

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi mengatakan salah satu unsur penilaian adalah besarnya Anggaran dalam APBD untuk kepemudaan, Sarana dan Prasarana untuk kegiatan kepemudaan, regulasi bidang kepemudaan yg telah diterbitkan oleh Pemerintah Daerah, Perda dll.

“Kota Layak Pemuda akan diberikan bila telah mencapai beberapa indikator yang ditetapkan antara lain regulasi yakni adanya Perda tentang kepemudaan, ketersediaan infrastruktur yakni ruang dan tempat ekspresi dan kreasi pemuda, kelembagaan yakni keaktifan organisasi kepemudaan dan komunitas-komunitas pemuda serta kemandirian pemuda sebagai pelopor UMKM dan pembangunan” ujarnya.

“Penganugerahan Kota Layak Pemuda ini dibagi menjadi beberapa kategori. Yaitu, kabupaten/kota kategori utama, kabupaten/kota kategori madya, dan kabupaten/kota kategori pratama” imbuhnya

“Setelah melakukan kajian-kajian dengan berbagai pihak, telah ditetapkan beberapa kriteria penilaian terhadap kabupaten/kota yang berhak mendapatkan predikat Kota Layak Pemuda dan Kota Bekasi masuk dalam Katagori Madya” jelasnya.

Kadispora berharap Anggaran, sarana dan prasarana bidang kepemudaan untuk tahun-tahun kedepan lebih meningkat lagi. Demikian pula Perda sudah selesai dibuat dan data base sudah selesai.

Dalam sambutannya, Menpora RI Imam Nahrawi berharap pemberian penghargaan yang perdana diselenggarakan ini menjadi bagian sejarah Indonesia dan mampu meningkatkan partisipasi pemuda pemudi se-Nusantara.

“Tantangan menjadi seorang pemuda yaitu mampu memberikan kontribusi kepada negaranya, karena pemuda saat ini akan menjadi pemimpin di masa mendatang” ujar Menpora Imam Nahrawi.

Lebih lanjut Menpora RI mengatakan bahwa pemerintah daerah untuk memberikan porsi anggaran bagi kegiatan dan pemberdayaan pemuda melalui APBD masing-masing. Sehingga kata dia kaum muda di daerah bisa lebih optimal dalam memunculkan potensi masing-masing.

“Pemuda harus memunculkan potensinya, tampil kepermukaan sebagai motor dalam pemberdayan ekonomi dan pembangunan di daerah masing-masing,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here