KPK: Peserta Pilkada Yang Terlibat Korupsi Langsung Ditindak

0
168
Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bersama Ketua KPK Agus Rahardjo. (Ilustrasi/ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Peringatan keras untuk para calon kepala daerah, peserta pilkada serentak 2018. Jangan main-main dengan korupsi! Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, mengingatkan kepada para calon peserta pilkada yang terindikasi terjerat kasus korupsi, proses hukumnya tak perlu ditunda hingga pilkada selesai.

“Kalau saya justru enggak begitu. Kalau memang diperiksa, buktinya belum jelas dan masih di awal, itu bisa kita enggak periksa dulu supaya kita adil,” kata Agus di gedung DPR, seperti dikutip dari viva.co.id,  Kamis (11/1).

Sebaliknya, apabila calon kepala daerah bersangkutan ternyata dalam perjalanannya maupun sebelum pengesahan sudah nyata-nyata melakukan tindak pidana korupsi, maka penegak hukum harus segera menangkap sinyal itu.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengajak dan mengimbau aparat penegak hukum lain, seperti KPK, Kejaksaan Agung dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar tidak mengganggu setiap pasangan calon yang mengikuti pilkada dengan proses hukum.

Imbauan ini diharapkan mulai berjalan jika setiap pasangan calon sudah ditetapkan sebagai peserta Pilkada Serentak 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tanggal 12 Februari 2018.

Yang jadi pertanyaan, bagaimana kalau pasangan yang sudah ditetapkan sebagai peserta pilkada serentak oleh KPU, terindikasi terlibat korupsi seperti terkena operasi tangkap tangan (OTT) hingga membuat kegaduhan? Apakah peserta resmi pilkada itu tidak boleh diperiksa KPK?

Agus menilai bahwa proses hukum tetap tak boleh berhenti. “Jadi, kalau selama proses ini (pilkada) kalau memang ada pelanggaran hukum harus ditindak,” ujar Agus. (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here