KUA Siap Kawal Program Kerja 100 Hari Pemkot Bekasi

0
107
Kepala KUA Bekasi Barat, H. Madinah. HL, S.Ag, MM,

BEKASI (Garudanews.id) – Sebagai bentuk komitmennya terhadap peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Kepala Urusan Agama (KUA) Bekasi Utara, H. Adum, siap mengawal program kerja 100 hari Pemkot Bekasi.

Saat ditemui di ruang kerjanya, ia menuturkan program kerja 100 hari Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhiyanto, merupakan implementasi dan sinkronisasi di dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur Pemkot Bekasi untuk memujudkan pelayanan yang prima di Kota Bekasi.

“KUA Bekasi Utara siap mengawal hal tersebut,” singkat Adum, Senin, (8/10).

Dengan didukung oleh aparatur yang profesional di bidangnya, KUA Bekasi Utara meyakini bahwa dukungan yang diberikan dalam bentuk pemaksimalan pelayanan kinerja ditataran KUA Bekasi Utara itu sendiri, diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk nyata dan sumbangsih di dalam membangun Kota Bekasi.

“Salah satu sumbangsih nyata kami melalui peningkatan pelayanan yang prima dan hal ini menjadi salah satu bukti di dalam membangun Kota Bekasi,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat melakukan evaluasi kinerja serta mensosialisasikan program kerja 100 hari Pemkot Bekasi di Kecamatan Bekasi Utara, meminta agar jajarannya bisa kerja cepat dan kerja tanggap.

Pria yang akrab disapa Pepen ini juga memaparkam bahwa program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi salah satu diantaranya adalah membangun warung komunikasi di tiap-tiap Kelurahan dan nantinya akan didatangi langsung oleh Kepala Daerah agar mengetahui apa saja yang keluhan warga dan tindak lanjutnya di dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan dengan cepat.

“Salah satu program kerja 100 hari kami diantaranya adalah membangun warung komunikasi disetiap Kelurahan di Kota Bekasi, sehingga nantinya bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan,” pungkasnya.

 

Melalui Kursus Catin, KUA Bekasi Barat Tekan Angka Perceraian

Banyaknya kasus perceraian di Indonesia belakangan ini, membuat Kantor Urusan Agama (KUA) Bekasi Barat, tekankan pentingnya kursus calon pengantin (Catin) di wilayahnya.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala KUA Bekasi Barat, H. Madinah. HL, S.Ag, MM, menuturkan kursus catin yang diselenggarakan di wilayah KUA Bekasi Barat tidak lain untuk menekan angka perceraian itu sendiri.

“Saat ini kami sedang gencar-gencarnya memberikan kursus catin kepada individu yang akan memasuki dunia pernikahan,” aku Madinah.

Kursus catin yang diselenggaraka selama 2 hari mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 sore, akan mengedukasi para calon pengantin mulai dari pengetahuan agama di dalam berumah tangga, pendidikan, pengetahuan akan kesehatan hingga kepada pengetahuan akan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Ada 4 hal yang nantinya bisa mereka dapatkan sebelum memulai hidup baru bersama pasangannya dan hal tersebut sebagai upaya untuk menekan angka perceraian nantinya,” jelas Madinah.

Dengan menggandeng sejumlah nara sumber mulai dari pihak kepolisian hingga internal KUA Bekasi Barat di dalam memberikan edukasi kepada catin tersebut, hal ini diharapkan mampu memberikan bukti nyata di dalam mewujudkan keluarga yang bahagia di dalam membina hubungan rumah tangga.

Selain itu pula, akunya, kursus catin yang dilaksanakan sebelum kegiatan ijab kabul nantinya juga akan berpengaruh kepada tata cara mendidik anak yang mereka lahirkan.

“Sudah barang tentu hal ini akan sangat betmanfaat bagi pribadi kedua mempelai, karena nantinya akan berpengatuh pula di dalam pola asuh dan mendidik anak di rumah,” paparnya.

Kursus catin yang merupakan program dari pemerintah pusat dan disinkronisasikan dengan program yang ada di Kota Bekasi, bisa menjadi sebuah terobosan di dalam menekan angka perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga melalui pendidikan dan edukasi kepada calon pengantin baru.

“Saya berharap langkah ini bisa efektif karena disinergikan dengan program di Kota Bekasi dalam menekan kasus perceraian,” tukasnya. (Sgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here