LDK Gandeng BNPT Dalam Pelibatan Pencegahan Terorisme

0
450
Mantan narapidana terorisme, Nasir Abbas. (Ist)

PALANGKARAYA (Garudanews.id) -Guna mencegah adanya aksi terorisme dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesaia (NKRI), Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Palangkaraya bekarjasama dengan badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menggelar acara Pelibatan Pencegahan Terorisme. Hadir dalam acara tersebut, mantan narapidana terorisme, Nasir Abbas.

Kegiatan Pelibatan LDK dalam Pencegahan Terorisme di Palangkaraya dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Tengah.

Kepada mahasiswa yang menjadi peserta, dia berbagi pengalaman tentang keterkaitannya dalam jaringan pelaku terorisme. “Saya mulai membaca banyak buku agama sejak remaja, banyak informasi dan ilmu yang saya dapatkan tentang peperangan di Timur Tengah,” ungkap Nasir di awal testimoninya, baru-baru ini.

Dari kegemarannya membaca, Nasir muda merasa saudara sesama umat Islam, khususnya Timur Tengah, banyak tertindas. Kondisi itu menjadikannya marah dan menariknya untuk berangkat ke Afghanistan, dengan niat awal berjuang bersama sesama muslim melawan penindasan.  “Tapi niat itu berubah ketika saya banyak belajar tentang persenjataan. Saya mulai terlibat bagaimana berjuang melawan penindasan yang sama di Indonesia,” tambah Nasir.

Pria yang saat ini terlibat pencegahan terorisme itu mengaku bersyukur bisa sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah keselahan besar. “Sekarang saya bisa tegaskan, jihad dengan cara kekerasan seperti yang dilakukan teroris bukanlah jihad yang sesuai ajaran agama,” tandasnya.

Untuk mencegah,  Nasir menekankan pentingnya bersikap kriris terhadap setiap informasi yang diterima. Sikap cek dan recek harus dijalankan dalam memahami setiap informasi yang masuk. “Apalagi kelompok radikal terorisme saat ini sudah tidak berdaya di dunia nyata, dan mereka menjadikan dunia maya sebagai lahan pertempuran baru,” tandas Nasir. (SM/Sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here