Melalui BPJS Ketenaga Kerjaan,  Pemkot Bekasi Tingkatkan Kesejahteraan TKK  

0
324
Pemerintah Kota Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jabar Banten ditandai penyerahan kartu kepesertaan kepada perwakilan TKK Pemkot Bekasi pada Senin, (7/5) di Plaza Pemkot Bekasi. 

BEKASI (Garudanews.id) – Sebanyak 10.705 Tenaga Kerja Kontrak (TKK) masuk pada program kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Hal ini sebagai bukti kepedulian Pemkot Bekasi terhadap dedikasi dan kinerja para TKK di lapangan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di dalam melayani masyarakat Kota Bekasi.

Simbolis bentuk kerjasama Pemerintah Kota Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jabar Banten ditandai penyerahan kartu kepesertaan kepada perwakilan TKK Pemkot Bekasi pada Senin, (7/5) di Plaza Pemkot Bekasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, R. Ruddy Gandakusumah dan Kepala Kantor BPJS Ketengakerjaan Cabang Kota Bekasi, Mariansah, serta pihak Bank Jabar Banten menyerahkan kartu kepada perwakilan TKK Pemkot Bekasi dari OPD Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Kepegawaian atau BKPPD.

Pj Wali Kota Bekasi, R. Ruddy Gandakusumah, mengatakan lewat penyerahan kartu kepesertaan ini menjadi bukti komitmen Pemkot Bekasi didalam memberikan jaminan keselamatan kerja terhadap semua pegawainya dan menyukseskan program BPJS ketenagakerjaan dan Kesehatan di Kota Bekasi.

“Bentuk kerjasama sudah dilakukan sebelumnya dan kita meneruskan kembali sebagai upaya pemenuhan kebutuhan hidup layak para pegawai. Saya mengapresiasi dan semoga kerjasama yang baik bisa terus berlanjut,” harap Ruddy.

Diketahui, program jaminan sosial bagi TKK Pemkot Bekasi sebelumnya juga dilakukan periode sebelumnya dibawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Hal ini dilakukan atas inisiatifnya melihat potensi resiko kerja aparatur termasuk TKK Pemkot Bekasi.

“Wali Kota sebelumnya bapak Rahmat Effendi, juga sudah melakukan hal serupa. Hal ini dilakukan atas dasar inisiatifnya karena adanya potensi resiko dalam bekerja,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here