Meski Harga Belum Turun, Pedagang Ayam Pasar Cisarua Hari Ini Sudah Berjualan

0
216

KABUPATEN BOGOR (Garudanews.id) – Pasca melakukan aksi mogok akibat melambungnya harga ayam potong, sejumlah pedagang hari ini  Senin ( 15/01 ),  mulai beraktifitas.

Ketua Paguyuban Pedagang dan Suplier Ayam Cisarua, Muchsin saat di temui Garudanews.id pagi ini mengatakan jika pedagang sudah mulai berjualan meski harga ayam masih di kisaran 37-38 ribu per kilogram.

“Hari ini kami sudah mulai berjualan meski harga belum turun. Kemarin mogoknya kami berjualan hanya karena tidak ada pasokan dari Cianjur. Karena ada pencegatan kiriman ayam oleh teman-teman pedagang Cianjur kepada kendaraan yang mengirim ayam. Mereka menuntut agar harga ayam di turunkan,” ujar Muhsin.

Saat ini menurut Muhsin, pasokan daging ayam area Bogor 80% disuplay dari peternak Cianjur.

“Memang Ayam untuk wilayah sini (Bogor) 80% pasokanya dari Cianjur. Disini tidak ada peternak besar. Harga ayam hidup diterima pedagang sudah diangka 23 ribu. Sehingga kami harus menjual 37-38 ribu per kilonya. Karena di potong penyusutan, kotoran, tenaga dan lain-lain,” papar Muhsin.

Menurut Muhsin, harga ayam hidup di tingkat pedagang idealnya saat ini 20-21 ribu. Sehingga harga jual bersih di kisaran 35 ribu.

Sementara itu Ketua Paguyuban Pedagang dan Suplier Ayam Cianjur, Yayuk, membenarkan adanya aksi para pedagang beberapa hari terakhir.

“Betul, aksi mogok pedagang ini karena merasa keberatan dengan harga ayam yang terus naik dari mulai bulan Desember hingga sekarang. Kalau melihat moment, saat ini tahun baru pun sudah lewat malah harga ayam naik terus sedangkan harga DOC tidak ada kenaikan . Ini yang yang menjadi PR pemerintah untuk memecahkan permainan para bloker,” tuturnya. (Cj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here