Konsolidasi Partai Paslon Gubernur Duo DM Dinilai Lemah

0
277
Ilustrasi

JAKARTA (Garudanews.id) – Alat peraga kampanye (APK)  bagi pasangan calon yang akan berlaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  serentak 2018 ini sangat diperkukan.  Mengingat hal itu merupakan sarana efektif guna mensosialisasikan kepada publik.

Hal ini tentu dapat dilakukan oleh segenap partai pendukung maupun pengusung Paslon tersebut. Namun sayangnya,  di ajang Pilkada Jawa Barat,  Paslon gubernur nomor urut 4,  Dedy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM)  rupanya kurang mendapat respon dari partai pendukungnya,  yakni Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Pengamat Politik Emrus Sihombing menanggapi hal tersebut, menurutnya Dua DM ini kurang mendapatkan respon dari motor penggerak partai dari Kota maupun Kabupaten. Ia menuturkan, saat ini partai pengusung baik di tingkat DPD maupun DPP melakukan evaluasi terhadap hal ini.

“Ini adalah inidikasi atau fakta yang menjadi masukan DPD partai pengusung tersebut dan juga bagi partai pusatnya (DPD) Karena Jabar adalah daerah pemilu yang terbanyak dan menentukan sebagai lumbung suara untuk pilpres, indikasi ini seharusnya secepat mungkin sampai kepada DPD DPP partai tersebut agar segera dilakukan evaluasi,” ucapnya saat dihubungi suarakarya.id, Senin (7/5/2018).

Lebih lanjut, ia memprediksi terdapat kemungkinan didalam partai tidak terdapat ke solidaritasan karena tidak dapat dipungkiri didalam partai juga terdapat faksi-faksi.

“Oleh karena itu harus diupayakan politik internal untuk merangkul beberapa kekuatan didalam internal partai tersebut. Karena pilkada 2018 ini sebagai alat ukur yang bisa digunakan untuk pilpres 2019 sementara partai tersebut sudah memajukan calonnya yaitu Joko Widodo,” kata Emrus.

Selanjutnya Emrus berpendapat, partai pengusung paslon Dua DM ini tidak boleh lengah hal ini harus sampai ke Partaj pengusung agar dapat dilakukan tindakan strategis untuk mensolidkan partai. Sehingga alat peraga kampana partai pengusung Dua DM ini tidak boleh kalah dengan alat peraga kampanye partai lain.

Seperti diketahui, paslon nomor  urut 4, Dedy Mizwar-Dedi Mulyadi merupakan calon gubernur Jawa Barat yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar. Diketahui Dedy Mizwar adalah mantan wakil gubernur Jawa Barat yang pernah mendampingi Ahmad Heriyawan pada Pilgb periode lalu. Namun sayangnya suara Dedy Mizwar yang diusung Partai Demokrat ini dinilai kurang mengakar dan minim alat peraga kampanye pada Pilgub tahun 2018 ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here