MUI Bersinergi Dengan Kementan Bantu Ekonomi Rakyat

0
336
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kanan) bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menghadiri diskusi panel MUI dengan tema Peran Ekonomi Syariah dalam Arus Baru Ekonomi Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (24/7)ist

JAKARTA (Garudanews.id)- Mahelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan penghargaan kepada pemerintah yang telah bersinergi dengan elemen-elemen umat Islam untuk mewujudkan program ekonomi umat, termasuk di sektor pertanian. “Insya Allah.

Kemitraan sejajar antara elemen umat Islam dan lembaga pemerintah maupun pengusaha dapat membawa ekonomi umat semakin berkembang di masa yang akan datang,” ujar Ketua Umum MUI Ma’ruf Jakarta, Rabu (26/7).

Ma’ruf menyatakan umat sebagai bagian terbesar dari negara ini harus diberdayakan dan diperkuat sehingga dibutuhkan usaha bersama untuk menghilangkan kesenjangan ekonomi dan mencapai kesejahteraan bersama.

Sejalan dengan komitmen MUI dalam mewujudkan ekonomi umat, untuk sektor pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) telah memfokuskan kembali anggaran dengan menitikberatkan pengeluaran pada belanja bantuan bagi petani, seperti perbaikan jaringan irigasi 3 juta hektare dan bantuan alat mesin pertanian 80 ribu unit per tahun.

Kerja sama dengan ormas Islam di sektor pertanian juga dijalin pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) berupa pembangunan pertanian di sejumlah daerah melalui organisasi di bawah kepengurusan NU, seperti Fathayat, Muslimat, dan Ansor. “Kerja sama dengan semua pihak, termasuk ormas Islam, dibutuhkan agar ekonomi dapat terdistribusi merata,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Presiden Joko Widodo juga menekankan pentingnya peranan umat Islam dalam kegiatan ekonomi. Hal itu dia sampaikan dalam acara peluncuran Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) sekaligus membuka acara Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Jakarta, Kamis (27/7). “Dengan modal kekuatan populasi umat Islam terbesar di dunia, sudah seharusnya Indonesia menjadi pemimpin dan pusat keuangan syariah dunia.”

(Mi/Chep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here