NCW Apresiasi Langkah Polda NTT Tahan Tersangka Dugaan Korupsi PLTS

0
741
Ketua NCW Syaiful Nazar (kiri) dan Ketua Dewn Pakar, Ismail Ibrahim (kanan). (Foto: dok. garudanews.id)

KUPANG (Garudanews.id) – Ketua Dewan Pakar dan Advokasi Nasional Corruption Watch (NCW), Ismail Ibrahim, mengapresiasi langkah tegas Polda NTT untuk menahan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terait paket pekerjaan konstruksi pengadaan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang melibatkan oknum PNS di Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, sikap tegas Polda NTT menjawab keragu-raguan publik terhadap kepolisian dalam menangani kasus yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta tersebut.

“Dengan ditahannya Sekwan Rote Ndao, Daniel Zakarias diharapkan dapat menjadi pintu masuk pihak kepolisian dalam mengungkap tersangka lain. Sehingga kasus ini dapat dibuka terang benderang,” ujar dia kepada garudanews.id, Selasa, (13/3).

Setwan Rote Ndao, Daniel Zakarias, saat berada di tahanan Polda NTT.

Ismail menduga kasus tersebut bukan hanya berhenti sampai di Daniel saja. Masih ada pihak lain yang menikmati uang negara itu.

“Untuk itu kami terus memantau kasus ini hingga proses persidangan nanti. Dan kami pun meminta pihak kepokisian dapat segera mengungkap pelaku lain,” tegasnya.

Seperti diketahui, dugaan korupsi paket pekerjaan konstruksi pengadaan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpusat 15 KWP di Desa Dodaek, kecamatan Rote Selatan kabupaten Rote Ndao, provinsi NTT, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak Polda NTT.

Sejumlah nama seperti DZ dan AM diduga ikut terlibat dalam dugaan korupsi tersebut. Masyarakat pun saat ini menunggu kejelasan kasus yang diduga merugikan keuangan negera itu hingga miiaran rupiah. (Dance)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here