Pasokan Petani Kurang, Harga Komoditi Sayuran Melambung Naik

0
63
Sayuran (ist)

BOGOR (Garudanews.id) – Akibat pasokan dari petani kurang, membawa dampak terhadap komoditi pertanian,terutama pada kebutuhan pokok dan sayur mayur yang melambung naik. Harga melambung tinggi,tentunya hal itu banyak dikeluhkan oleh konsumen, naiknya harga tersebut,terkadang tidak dirasakan para petani. Karena biasanya mereka tidak menjual secara langsung ke konsumen,melainkan menjual kepada para pengepul atau tengkulak.

“Kenaikan harga pada komoditi pertanian adalah hukum alam yang terjadi pada saat musim hujan,ataupun pada saat kemarau. Penyebabnya adalah kurangnya pasokan dari petani. Banyak tanaman mati pada saat kemarau karena kekurangan air,” ungkap Kepala UPT Pertanian Wilayah Ciawi Teguh Irianto kepada garudanews.id, Kamis (12/7).

Lanjut Teguh, kelangkaan pasokan barang biasanya dimonopoli para tengkulak, sehingga berpengaruh pada harga. “Tak jarang harganya bisa naik sampai seratus persen,” jelasnya.

Keluhanpun banyak dilontarkan,terutama kaum Ibu rumah tangga yang merasakan dampak langsung dari naiknya harga sayur mayur. Seperti yang diungkapkan warga Ciawi, Iis (43). Dirinya mengaku kelimpungan menentukan olahan sayur untuk makan sehari – hari.

“Kenaikan harganya sangat jauh,apalagi harga cabai,sangat beda dari biasanya. Harus pandai – pandai saja menyiasati pengaturan uang belanja,” keluhnya.

Kepala PD Pasar tohaga Eko Romli mengakui ada sejumlah komoditi yang memang naik,tapi ada juga yang turun. Salah satunya adalah daging sapi. “Tidak semua naik,ada juga harga produk pertanian yang turun,atau tetap,” tegasnya.
(pendi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here