Selasa, 23 Oktober, 2018.
Beranda NEWS Pelatih Baru Stapac Belum Tentukan Target IBL

Pelatih Baru Stapac Belum Tentukan Target IBL

0
109
JAKARTA (Garudanews.id) – Pelatih baru klub Stapac Jakarta Giedrius Zibenas mengaku belum menentukan target apapun untuk timnya di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2018-2019.

Menurut pelatih asal Lithuania yang akrab disapa Ghibbi tersebut, dirinya hanya bisa membicarakan target ketika roster pemain Stapac dipastikan dan skuatnya sudah berlatih dengan seluruh anggota tim.

“Kalau sudah begitu, saya baru bisa mendapatkan gambaran lebih jelas seperti apa tujuan kami ke depan,” ujar Ghibbi di Jakarta, dikutip dari antara, Jumat (5/10) malam.

Meski demikian, dirinya pribadi berharap bisa membawa Stapac Jakarta ke posisi tertinggi di IBL 2018-2019.

Sebab, Ghibbi mengakui itulah yang diinginkan manajemen Stapac dari penunjukan dirinya sebagai pelatih.

“Stapac tidak terlalu gembira dengan hasil musim lalu. Mereka menginginkan pencapaian yang lebih baik dan itu yang membuat mereka menghubungi saya. Hanya waktu yang akan menunjukkan apakah kerja sama ini membawa hasil bagus bagi saya dan Stapac,” tutur dia.

Giedrius “Ghibbi” Zibenas sendiri direkrut oleh Stapac Jakarta untuk menggantikan posisi pelatih sebelumnya Geraldo “Bong” Ramos. Di IBL 2017-2018, Bong Ramos yang berkewarganegaraan Filipina membawa Stapac ke semifinal sebelum dikalahkan Pelita Jaya Basketball.

Adapun Ghibbi pernah menjabat asisten pelatih tim nasional bola basket putra U-18 Lithuania. Dia sempat melatih klub di berbagai negara dan Stapac merupakan klub pertama yang dilatihnya di Asia Tenggara.

Ghibbi sendiri tidak asing dengan Indonesia karena dirinya sempat terlibat dalam pemusatan latihan tim nasional bola basket putra Indonesia di Lithuania pada Juli 2017 sebagai persiapan menuju SEA Games 2017.

Pemilik Stapac Irawan Haryono menyebut, pihaknya tertarik mendatangkan Ghibbi untuk melatih Stapac selama satu musim ke depan karena menganggap gaya permainan Eropa Timur sesuai dengan Indonesia.

“Menurut saya cocok dengan gaya permainan di Indonesia. Kita lihat saja nanti,” tutur Irawan.

Adapun IBL musim 2018-2019 berlangsung mulai 30 November 2018 dan diperkirakan berakhir pada April 2019.

Di IBL musim terbaru, Stapac dipastikan akan diperkuat dua pemain asing dari Amerika Serikat yakni center Keenan Allah Peterson dan guard Jordin Mayes.

Selain itu, mereka juga memiliki seorang pemain debutan (rookie) yakni Bilal Al Naufal, forward yang sebelumnya bermain di Universitas Pendidikan Indonesia. (Sfa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here