Pemerintah Daerah Diminta Cabut Ijin Pembangunan di Gili Tapan

0
385
kasi perkara kanwil BPN Provinsi NTB Abdul Rasyid

MATARAM (Garudanews.id) – Terkait masalah penerbitan sertifikat di Gili Tapan yang dilakukan oleh BPN Sumbawa, kasi perkara kanwil BPN Provinsi NTB Abdul Rasyid mendesak Pemerintah Kabupaten Sumbawa  agar mencabut ijin pembangunan yang ada di lokasi tersebut.

“Pemerintah Daerah harus mencabut ijinnya. Karena sudah banyak modus seperti itu yang terjadi di NTB,” singkat Abdul Rasyid kepada wartawan (19/9).

Diketahui bahwa luas Gili Tapan sekitar 130 hektar. Namun yang sudah dikuasai sekitar 100 hektar. Sedangkan pemilik Gili Tapan tersebut diketahui bernama Mario Muso warga keturunan Itali. Sedangkan istrinya adalah seorang WNI.

Berdasarkan informasi yang berkembang,  lahan tersebut nantinya akan diperuntukan untuk pembangunan pariwisata. Dan dalam proses pembuatan sertifikat lahan tersebut menggunakan warga yang tinggal di Desa Labuhan Sangoro. Selain itu juga dalam proses pembuatan sertifikat pihak BPN Sumbawa menggunakan SPPT Sandingan.(Herman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here