Pemerintah Batasi Impor bawang putih Untuk Kendalikan Harga

0
778
Ilustrasi.

JAKARTA (garudanews.id)- Pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 30 Tahun 2017 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura. Dalam aturan tersebut, pemerintah menambahkan bawang putih sebagai komoditas yang diatur importasinya.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan dikeluarkannya aturan tersebut merupakan perubahan dari Permendag 71/M-DAG/PER/9/2015, khususnya untuk mengatur importasi bawang putih yang selama beberapa tahun terakhir importasinya dibebaskan.

“Permendag 30/2017 adalah perubahan Permendag 71/2015 yang menambahkan bawang putih menjadi komoditi yang diatur impornya,” ujar Enggartiasto dikutip Antara, Senin (29/5).

Dalam aturan tersebut, impor produk hortikultura hanya bisa dilakukan oleh perusahaan pemilik Angka Pengenal Impor (API) dan Badan Usaha Milik Negara yang mendapatkan penugasan dari Menteri BUMN. Untuk mendapatkan persetujuan impor, perusahaan pemilik Angka Pengenal Impor Umum (API-U) harus mengajukan permohonan secara elektronik kepada Menteri.

Sementara untuk atau perusahaan pemilik Angka Pengenal Impor Produsen (API-P) harus mengajukan permohonan secara elektronik kepada Menteri dalam hal ini Koordinator Pelaksana Unit Pelayanan Terpadu Perdagangan I (UPTP I). Sebelum mengajukan izin impor tersebut, baik perusahaan pemilik API-U atau API-P harus mengantongi Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian.

“Importir memiliki API-U atau API-P, dilengkapi dengan RIPH,” tegasnya.

Dalam aturan tersebut, beberapa jenis produk hortikultura yang dibatasi impornya adalah kentang segar atau dingin, bawang bombay, bawang merah, bawang putih, bawang bakung atau perai, dan sayuran sejenis lainnya segar atau dingin.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Perdagangan menyatakan akan mengatur tata niaga importasi bawang putih. Langkah tersebut diambil dikarenakan melonjaknya harga komoditas tersebut, sementara stok yang ada tidak terdata dengan baik.

Pemerintah memperkirakan total importasi bawang putih per tahun kurang lebih sebanyak 480.000-500.000 ton. Pasokan tersebut didatangkan dari Republik Rakyat Tiongkok, India, Amerika Serikat, Swiss dan Malaysia. Sebanyak 99,25 persen pasokan Indonesia berasal dari Tiongkok.

Saat ini, harga bawang putih di pasar konsumen tercatat mengalami kenaikan sejak awal 2017. Pada Mei 2017, rata-rata nasional harga bawang putih sebesar Rp 50.680 per kilogram (Kg), atau naik 31,5 persen dibanding Januari yang sebesar Rp 38.554 per Kg.

Impor bawang putih Indonesia juga pada periode Januari-Februari 2017 tercatat mengalami penurunan secara volume jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tercatat impor sebanyak 60.955 ton pada 2017 dengan nilai USD 70,5 juta, sedangkan pada 2016 impor sebanyak 77.284 ton dengan nilai USD 57,7 juta.(Chep) 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here