Pemerintah Myanmar Kembali Pulangkan Warga Rohingya ke Rakhine

0
157
Perempuan Rohingya di kamp pengungsian di Bangladesh. (Ist)

RAKHINE (Garudanews.id) – Sedikitnya 700 ribu pengungsi yang lari ke Bangladesh karena krisis kemanusiaan yang memburuk sejak Agustus lalu, akhirnya dipulangkan kembali oleh Pemerintah Myanmar dan bergabung kembali di keluarga Rohingya pertama di Rakhine.

“Lima anggota keluarga Muslim telah datang ke pos penerimaan Taungpyoletwea di pusat Rakhine pagi ini,” bunyi pemerintah Myanmar melalui pernyataan.

Di pos penerimaan, keluarga tersebut diperiksa oleh petugas imigrasi, kementerian kesehatan. Naypyidaw menyebut kelima anggota keluarga itu berhak kembali ke Myanmar karena lolos persyaratan. Salah syarat tersebut adalah memiliki Kartu Verifikasi Nasional (NVCs).

Dalam pernyataan pemerintah, petugas Kementerian Sosial dan Transmigrasi juga disebut memberikan sejumlah “bantuan material” seperti beras, jaring nyamuk, selimut, pakaian, sarung, dan peralatan memasak bagi keluarga tersebut.

Keputusan repatriasi pengungsi Rohingya dari Bangladesh muncul setelah Myanmar terus menjadi sorotan dunia internasional karena dianggap gagal melindungi warga minoritasnya, termasuk Rohingya dari target kekerasan.

Pemulangan Rohingya dilakukan Myanmar bekerja sama dengan Bangladesh. Pada Januari lalu, kedua negara sepakat bekerja sama merepatriasi pengungsi Rohingya dalam dua tahun. (Chep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here